Gender Dalam Lembaga kemahasiswaan

  • Sri Banun Juwita Hartati HM Mangunsong Administrasi pendidikan fakultas ilmu pendidikan universitas negeri Makassar
  • Faridah Faridah Universitas Negeri Makassar
  • Andi Wahed Universitas Negeri Makassar
Keywords: Gender, Pendidikan Tinggi, Lembaga Kemahasiswaan

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang gender dan lembaga kemahasiswaan di perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tentang praktik kesetaraan gender di lembaga kemahasiswaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus lembaga kemahasiswaan yang masih aktif dan demisioner. ¬Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik berdasarkan isu yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peluang yang sama dalam menduduki jabatan didalam organisasi sesuai dengan komptensi dan aturan organisasi. Meskipun demikian, terdapat persepsi bahwa laki-laki dianggap lebih pantas dalam menduduki jabatan sebagai ketua atau koordinator karena dianggap memiliki ketegasan dalam pengambilan keputusan, memiliki jiwa kepemimpinan, dan berani mengambil resiko. Di sisi lain, perempuan dianggap lebih pantas menduduki jabatan sekretaris dan bendahara karena dianggap sebagai sosok yang lebih rajin, teliti, rapi, dan terampil dalam mengurus keuangan. Hal ini menjelaskan mengapa dengan jumlah perempuan yang lebih banyak, tetapi yang menjadi ketua selalu laki-laki dan perempuan ditempatkan sebagai sekretaris dan bendahara.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-09-30
How to Cite
Mangunsong, S. B. J. H. H., Faridah, F., & Wahed, A. (2022). Gender Dalam Lembaga kemahasiswaan. Jambura Journal of Educational Management, 3(2), 75-84. https://doi.org/10.37411/jjem.v3i2.1448
Section
Articles