Pelaksanaan Ritual Kelahiran Anak dan Relevansinya Dengan Nilai Pendidikan Islam Pada Masyarakat Jawa
Abstract
Artikel ini membahas tentang Pelaksanaan Ritual Kelahiran Anak dan Relevansinya Dengan Nilai Pendidikan Islam Pada Masyarakat Jawa di Martapura. Jenis penelitian yakni kualitatif dengan pendekatan deskriptif, metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara juga dokumentasi. Teknik analisis data, dimulai dari data display, penyajian data dan verifikasi. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data yakni melalui triangulasi terdiri dari triangulasi waktu, sumber dan metode. Dari hasil pembahasan bahwa dalam pelaksanaan ritual atau ibadah baik wajib maupun yang sunnah, baik ritual pra dan pasca kelahiran anak masyarakat Jawa yang dilakukkan masyarakat Martapura masih dilakukan dalam batas kewajaran dan tidak melanggar syariat agama. Kegiatan yang dilaksanakan mengandung nilai ibadah dan juga salah satu aktivitas menghidupkan dakwah Islami, serta sedekah yang di berikan setelah kegiatan ritual ataupun selamatan. Nilai pendidikan Islam pada ritual pra kelahiran yang meliputi empat bulanan (telon-telon) dan nujuh bulanan (piton-piton), Nilai-nilai pendidikan Islam pada ritual pasca kelahiran yang meliputi mendhem ari-ari, brokohan, sepasaran serta selapanan. Pelaksanaan ritual-ritual pasca kelahiran yang dilaksanakan sama dengan membaca bacaan ayat-ayat dari Al-Qur-an, tahlil, serta solawat dan di akhiri dengan sedekah dari shohibul hajat. Nilai pendidikan Islam bahwa dari kegiatan ini setidaknya ada proses melatih anak baik yang belum lahir atau sudah lahir untuk selalu mengulurkan tangan, suka memberi kepada orang lain.
Downloads
References
al-Maududi, Abdul A’ala. (2009). Dasar-Dasar Islam. Bandung: Pustaka.
Anggito, A. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: CV Jejak.
Anhari, M. (2008). Ushul Fiqh. Surabaya: CV. Smart.
Anshari, E. S. (2000). Wawasan Islam Pokok-pokok Pemikiran Tentang Islam. Jakarta, Rajawali Press.
Annur, S. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan (Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif). Palembang: Rafah Press Palembang.
Ardani, Moh. (2005). Akhlak Tasawuf: Nilai-nilai Akhlak atau Budi Pekerti dalam Ibadat dan Tasawuf. Jakarta: Karya Muli.
Dimyati, J. (2013). Metedologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya Pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana Prenada Group.
Efendi, Satria. (2005). Ushul Fiqh. Jakarta: Grafindo Persada.
Khalil, Rasyad Hasan. (2009). Tarikh Tasryi. Jakarta: Grafindo Persada.
Khanif Maksum. (2010). Konsep Dasar Pembinaan Kesadran Beragam Dalam Duania Pendidikan Anak. Literasi: Jurna Ilmu Pendidikan, 3 (1).
Laelatul Badriah. (2012). Perkembangan Fisik Dan Mental Anak. Literasi: Jurna Ilmu Pendidikan, 3 (1)
Masyahan & Lilis Inayati. (2018). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Pada Tradisi Meron. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13 (2).
Moleong, L. J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya.
Mughits, A. (2008). Kritik Nalar Fikih Pesantren. Jakarta: Kencana.
Muhaimin AG. (2001). Islam Dalam Bingkai Budaya Lokal: Potret Dari Cerebon, Terj. Suganda. Ciputat: PT. Logos Wacana Ilmu.
Rakhmat, J. (2008). Petualangan Spiritual: Meraih Makna Diri Menuju Kehidupan Abadi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. JID: Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 17 No. 33.
Rizziq. (2010). Baayun Mulud, Meneladani Nabi Lewat Tradisi”, AULA, XXXII, 4. April 2010.
Robin. (2009). Relasi Agama dan Budaya Masyarakat Kontemporer. Malang: UIN Malang.
Shofaussamawati. (2016). Iman dan Kehidupan Sosial. Jurnal Studi Hadist. Vol. 2 No. 2 2016.
Sugiyono. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Zuhairini. (2004). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Zulkarnain. (2008). Transformasi Nilai-nilai Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Copyright (c) 2022 Amilda Amilda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


1.png)


