Penguatan Karakter Kemandirian Belajar Sebagai Program Gerakan Literasi Sekolah

  • Fadliyawati Adam Universitas Negeri Gorontalo
  • Amrullah Bin Efendi Universitas Negeri Gorontalo
  • Nurul Sulistiawati Sapeni Universitas Negeri Gorontalo
  • Sri Nadia Novelia Adam Universitas Negeri Gorontalo
  • Dewi Nurhaliza Bito Universitas Negeri Gorontalo
  • Intan Abdul Razak Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Penguatan Karakter, Kemandirian Belajar, Gerakan Literasi Sekolah

Abstract

Hasil penelitian ini secara komprehensif menggambarkan bahwa penguatan karakter kemandirian belajr dalam program literasi disekolah SMP Negeri 1 tapa merupakan upaya yang terstruktur, berkelanjutan, dan melibatkan berbagai pihak hingga siswa, dalam upaya meningkatkan kompetensi literasi dan membentuk karakter kemandirian belajar.

Pelaksanaan GLS dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Siswa. Penelitian ini menitikberatkan pada upaya sekolah dalam melaksanakan GLS untuk meningkatkan kompetensi literasi siswa. Aspek ini sangat penting karena literasi merupakan fondasi bagi seluruh proses pembelajaran. Pelaksanaan GLS dilakukan melalui pembiasaan membaca rutin, penyediaan beragam sumber bacaan, serta kegiatan literasi kolaboratif dan ekspresif seperti diskusi dan resensi buku. Bimbingan personal dari guru dan fasilitasi lingkungan belajar yang kondusif juga sangat menunjang peningkatan pemahaman teks, kemampuan menganalisis, serta keterampilan berekspresi siswa.

Peran GLS dalam Membentuk Karakter Kemandirian Belajar Siswa. Penelitian mengidentifikasi bahwa GLS tidak hanya berfokus pada keterampilan dasar literasi, tetapi juga berperan krusial dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa. Strategi seperti pemberian kebebasan memilih konten bacaan, fasilitasi diskusi dan refleksi mandiri, serta tugas berbasis proyek literasi, secara signifikan mendorong siswa untuk mengambil inisiatif, merencanakan proses belajar, dan bertanggung jawab atas pemahaman mereka sendiri. Hal ini menciptakan siswa yang lebih proaktif dan tidak bergantung pada arahan langsung dalam mencari dan mengolah pengetahuan.

Faktor Pendukung, Penghambat, dan Solusi Implementasi GLS. Dukungan penuh dari Kepala Sekolah dan peran aktif Guru Bahasa Indonesia menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi GLS. Antusiasme siswa dan ketersediaan sarana literasi juga turut mendukung. Namun, adanya keterbatasan variasi koleksi buku, alokasi waktu yang belum optimal, gempuran teknologi, serta kebutuhan pelatihan guru yang inovatif menjadi hambatan. Melalui identifikasi ini, sekolah dapat merumuskan solusi seperti diversifikasi koleksi, optimalisasi jadwal, pemanfaatan teknologi secara edukatif, peningkatan kapasitas guru, dan pendekatan diferensiasi, agar GLS dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agarna, T. P. (n.d.). B. Kehadiran Peneliti. Metode, 88, 88.
Aryani, W. D., & Purnomo, H. (2023). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 5(2), 71–82.
Bakrun, M., Khurniawan, A. W., Widjajanti, C., Haris, A., Adi, F. P., Majid, M. A., & Syafaa, A. R. (2019). Vocational education policy white paper vol. 1 nomor 21 tahun 2019: evaluasi PISA 2018: Indonesia perlu segera berbenah.
Bukit, S., Perangin-Angin, R. B. B., & Murad, A. (2022). Strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 7858–7864.
Dewi, D. A., Hamid, S. I., Annisa, F., Oktafianti, M., & Genika, P. R. (2021). Menumbuhkan karakter siswa melalui pemanfaatan literasi digital. Jurnal Basicedu, 5(6), 5249–5257.
Dwiputri, F. A., & Anggraeni, D. (2021). Penerapan nilai Pancasila dalam menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar yang cerdas kreatif dan berakhlak mulia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1267–1273.
Fadilah, S. N., & Himmawan, D. (2023). Desain Bimbingan Belajar Yang Efektif Untuk Kemandirian Belajar (Studi Di MTs An-Nur Kota Cirebon Dan SMP Muhammadiyah Cirebon). Risalah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 9(2), 960–967.
Fadilla, A. R., & Wulandari, P. A. (2023). Literature review analisis data kualitatif: tahap pengumpulan data. Mitita Jurnal Penelitian, 1(3), 34–46.
Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi (Vol. 1, Issue 1). Cv. Alfabeta.
Hamid, A. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren: Pelajar dan Santri dalam Era IT dan Cyber Culture. Imtiyaz.
Hasni, L., Witono, A. H., & Khair, B. N. (2022). Peran Guru Dalam Menciptakan Budaya Literasi Melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Di Kelas IV MI Darul Hikmah Darek. Journal of Classroom Action Research, 4(3), 60–66.
Hutapea, W. D. P. (2013). Hubungan Self-Efficacy dengan Kemandirian Belajar pada Siswa-Siswi Kelas X di Smk Nusa Penida Medan. Universitas Medan Area.
Ichsan, A. S. (2018). Gerakan Literasi Sekolah Di Sekolah Islam (Sebuah Analisis Implementasi Gls Di Mi Muhammadiyah Gunungkidul). Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 69–88. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v10i1.189
Insani, L. J., & Basuki, A. (2024). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Budaya Sekolah: Studi Literatur. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1).
Junaid, I. (2016). Analisis data kualitatif dalam penelitian pariwisata. Jurnal Kepariwisataan, 10(1), 59–74.
Kholis Dwi, A. S. (2021). Strategi Komunikasi Dakwah KH. Achmad Chalwani dalam Menangkal Radikalisme melalui YouTube. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan. IAIN Pekalongan.
Khotimah, H. (2019). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Belajar Matematika. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 116–123.
Liamputtong, P. (2009). Qualitative data analysis: conceptual and practical considerations. Health Promotion Journal of Australia, 20(2), 133–139.
Mahfudh, M. R. (2020). Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa di SMA Negeri 1 Kota Kediri Muhammad Rijal Mahfudh, 1 Ali Imron 2 1. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 3, 16–30.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
Mulyono, H., & Wekke, I. S. (2018). Strategi pembelajaran di abad digital. Gawe Buku. Gawe Buku, 21.
Novilita, H., & Suharnan, S. (2013). Konsep diri adversity quotient dan kemandirian belajar siswa. Jurnal Psikologi Tabularasa, 8(1), 619–632.
Pratiwi, I. D., & Laksmiwati, H. (2016). Kepercayaan diri dan kemandirian belajar pada siswa sma negeri œx. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 7(1), 43–49.
Purba, F. A. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemandirian Belajar Pada Siswa Di SMA Anugrah Harapan Bangsa Medan. Universitas Medan Area.
Putrayasa, I. M., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2024). Transformasi literasi di era digital : tantangan dan peluang untuk generasi muda. 5(2), 156–165.
Raharjo, S. B. (2010). Pendidikan karakter sebagai upaya menciptakan akhlak mulia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 16(3), 229–238.
Rahmawati, L. (2023). PENGARUH BUDAYA LITERASI TERHADAP KARAKTER KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS I SD NEGERI 01 PEMONGKONG TAHUN PELAJARAN 2023. Universitas Hamzanwadi.
Saadah, M., Prasetiyo, Y. C., & Rahmayati, G. T. (2022). Strategi dalam menjaga keabsahan data pada penelitian kualitatif. Al-’Adad: Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 54–64.
Sadiyah, H., Zuhri, S., & Abidin, Z. (2014). Peranan kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru akidah akhlak terhadap akhlak siswa kelas ii di madrasah aliyah mu’allimin muhammadiyah surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Safitri, H., Arief, T. A., & Saeful, M. (2023). PENGUATAN KARAKTER GEMAR MEMBACA MURID KELAS III MELALUI GERAKAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Riset Guru Indonesia. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:267763558
Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan, Bandung.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1–228.
Sukmawati, A., Ni’ma, S. L., & Marsanti, A. P. N. (2023). Peranan Budaya Literasi Dalam Membentuk Pendidikan Karakter Siswa. Jurnal Basicedu, 7(4), 2051–2060. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5839
Susanto, F. X. (2022). Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Mewujudkan Mutu Lulusan Siswa Di Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 315–322.
Ulwiyah, W. Z. (2020). Kepribadian Ekstrovert dan Introvert pada Siswa Kelas VII G SMP Negeri 2 Ponorogo pada Proses Pembelajaran dalam Prespektif Psikologi Sosial. IAIN Ponorogo.
Usli, V. A. (2023). Pengaruh Literasi Digital dan Kemandirian Belajar Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Stambuk 2020. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(8), 473–480. https://doi.org/10.5281/zenodo.7897907
Yusuf, F. B., & Wibowo, S. E. (2023). Literature Review:Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (Gls) Sebagai Penguatan Karakter. Refleksi: Jurnal Riset Dan Pendidikan, 1(2), 62. https://doi.org/10.25273/refleksi.v1i2.15043
Published
2022-09-30
How to Cite
Adam, F., Bin Efendi, A., Sulistiawati Sapeni, N., Novelia Adam, S. N., Nurhaliza Bito, D., & Abdul Razak, I. (2022). Penguatan Karakter Kemandirian Belajar Sebagai Program Gerakan Literasi Sekolah. Jambura Journal of Educational Management, 3(2). https://doi.org/10.37411/jjem.v3i2.4550
Section
Articles