Penerapan Pendidikan Multikultural
Keywords:
Pendidikan Multikultural, Budaya, Agama
Abstract
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan multicultural pada SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat.. Metode penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari kajian literature atau studi pustaka serta observasi danwawancara. Lokasi penelitian SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat. Responden sejumlah 38 siswa kelas X. Hasil penelitian: Penerapan pendidikan Multicultural di SMK Kesehatan Mutiara Bangsa Purwakarta Jawa Barat sudah sesuai dan terlaksana dengan baik.1).Penerapan menghargai pluralitas dan heterogenitas sudah sesuai dengan intruksi pemerintah berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila. 2).Penerapan Idiologi sudah baik dilaksanakan sesuai dengan intruksi pemerintah berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila.3).Penerapan konsep multikultural telah menggunakan konsep demokrasi, keadilan, hukum, nilai-nilai budaya,etos, hak asasi manusia. 4). Pelaksanaan pendidikan multikultural sebagai ide dan proses sudah terlaksana tanpa melihat gender, kelas sosial, etnik, ras, dan karakteristik budaya harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar di sekolah 5)Pelaksanaan Tujuan Pendidikan multikultural sudah terlaksana dengan baik tidak membedakan kelompok etnis atau tradisi budaya dan agama Pendidikan akan dasar-dasar kemanusiaan untuk perdamaian, kemerdekaan, dan solidaritas. 6).Pelaksanaan pendidikan multikulturan telah menggunakan model, yakni :a) Pengajaran tentang keragaman budaya sebuah pendekatan asimiliasi kultural; b) Pengajaran tentang berbagai pendekatan dalam tata hubungan sosial;c) Pengajaran untuk memajukan pluralisme tanpa membedakan strata sosial dalam masyarakat;d) Pengajaran tentang refleksi keragaman untuk meningkatkan pluralisme dan kesamaan . 7).Penerapan Pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Multikultul Comission on Education for theTwenty-first Century, bahwa pendidikan sepanjang hayat sebagai suatu bangunan ditopang oleh empat pilar, yaitu (a) leraning to know atau learning to learn, (b) learning to do, (c) learning to live together, (d) learning to be.Downloads
Download data is not yet available.
References
Arikunto Suharsimi, (2012) , Prosedur Penelitian Suatau Pendekatan Praktik Jakarta : Rineka Cipta, hal. 274
Dawam Ainnurrofik ,2003. Emoh Sekolah Menolak Komersialisasi Pendidikan dan
Kanibalisme Intelektual Menuju Pendidikan Multikultural,(Yogyakarta: Inspeal Ahimsakarya) ,hal. 100.
Franch Sabdra L.(2003) Refletion on healing, Framing Strategies Utilized By Acquaintance rape survivosrs , Journal Of Applied Communacation Researche,31, 298,-319
Garner, A.C (1999) Negatioting Our Position in Cculture : Popular Adolescent Fiction and The Self- Contruction of Women. Women’s Studies in Comunication, 22.1-7
Hikmawati Fenti ( 2017) Metodologi Penelitian, Depok : PT RajaGrafindo Persada hal , 84.
Hellen Trieney(ed) Women’n Studies Encyclopedia, Vol,1New York, Green Wood Press, Hal 153
Idris Zahara , Dasar-dasar Kependidikan (Padang: Angkasa Raya. 1987), hlm. 7.
Jamil Nur Aisah dan Ike Nilawati Rohaenah,( 2000) Menguntai Relasi Laki- Laki dan Perempuan Dalam Konteks Keislaman, KMB. Yogyakarta, hal 11
Jhon M.Echols dan Hasan Sadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia. Cet XII 1983 hal 26
Kreps G & Botan (1980 ) A Filed Experiment test and revaluation of Weick’s model of organizing.In D Nimmo ( Editor )Communucation Yearbook 4 ( hal 389-398) New Brunswick .NJ. Transction Books.
Krippendorff . K ( 2004), Content Analysis : An Introduction to its Methodology ( Edisi 2 ) Thousad Oaks, CA Sage
Lindlof & Taylor B C, (2002) Qualitative Communication ResearcheMethods ( edisi 2) Thousand Oaks, CA : Sage 5
Muslimah Leni, (2015) Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita, Skripsi (Purwakarta : Sekolah Tinggi Agama Islam DR. Khez. Muttaqien, hal.14
Maslikhah,2007 Quo Vadis Pendidikan Multikultural: Reconstruksi Sistem Pendidikan berbasis Kebangsaan (Surabaya: JP Books,), hlm. 748.
Margono, 2006 Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta : Rineka Cipta, , 36.
Nusa Putra, Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2013), 18.
Ricard West & Lynn H Turner . Pengantar Teori Komunikasi Analisi dan Aplikasi Intruducing Communication Theory Analysis and Application Edisi 3 Salemba Humanika. Jakarta 2008 hal 78
Rosyada Dede , 2005., Pendidikan Multikultur Melalui Pendidikan Agama, dalam Jurnal Didaktika Islamika, Vol, VI, No. I, Juni 2005, hal. 21-22 diakses 27 Maret 2020
Suparlan Parsudi , 2002 “Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural,” Makalah. Disampaikan pada Simposium Internasional Bali ke-3, Jurnal Antropologi Indonesia, Denpasar Bali, 16-21 Juli 2002, hlm. 1
Suseno Frans Magnes Islam dan Pendidikan Pluralisme, dalam Suara Pembaruan, edisi 23 September 2000.
Surya Mohammad ,2002, Tantangan Pembelajaran di Era Millenium Ketiga, dalam Jurnal Didaktika Pendidikan, Vol. III, No.2, Desember 2002, hal. 150 diakses 27 Maret 2020
Sugiyono, 2016 Metode Penelitian Bandung : Afabeta, hal 15.
Dawam Ainnurrofik ,2003. Emoh Sekolah Menolak Komersialisasi Pendidikan dan
Kanibalisme Intelektual Menuju Pendidikan Multikultural,(Yogyakarta: Inspeal Ahimsakarya) ,hal. 100.
Franch Sabdra L.(2003) Refletion on healing, Framing Strategies Utilized By Acquaintance rape survivosrs , Journal Of Applied Communacation Researche,31, 298,-319
Garner, A.C (1999) Negatioting Our Position in Cculture : Popular Adolescent Fiction and The Self- Contruction of Women. Women’s Studies in Comunication, 22.1-7
Hikmawati Fenti ( 2017) Metodologi Penelitian, Depok : PT RajaGrafindo Persada hal , 84.
Hellen Trieney(ed) Women’n Studies Encyclopedia, Vol,1New York, Green Wood Press, Hal 153
Idris Zahara , Dasar-dasar Kependidikan (Padang: Angkasa Raya. 1987), hlm. 7.
Jamil Nur Aisah dan Ike Nilawati Rohaenah,( 2000) Menguntai Relasi Laki- Laki dan Perempuan Dalam Konteks Keislaman, KMB. Yogyakarta, hal 11
Jhon M.Echols dan Hasan Sadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia. Cet XII 1983 hal 26
Kreps G & Botan (1980 ) A Filed Experiment test and revaluation of Weick’s model of organizing.In D Nimmo ( Editor )Communucation Yearbook 4 ( hal 389-398) New Brunswick .NJ. Transction Books.
Krippendorff . K ( 2004), Content Analysis : An Introduction to its Methodology ( Edisi 2 ) Thousad Oaks, CA Sage
Lindlof & Taylor B C, (2002) Qualitative Communication ResearcheMethods ( edisi 2) Thousand Oaks, CA : Sage 5
Muslimah Leni, (2015) Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita, Skripsi (Purwakarta : Sekolah Tinggi Agama Islam DR. Khez. Muttaqien, hal.14
Maslikhah,2007 Quo Vadis Pendidikan Multikultural: Reconstruksi Sistem Pendidikan berbasis Kebangsaan (Surabaya: JP Books,), hlm. 748.
Margono, 2006 Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta : Rineka Cipta, , 36.
Nusa Putra, Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2013), 18.
Ricard West & Lynn H Turner . Pengantar Teori Komunikasi Analisi dan Aplikasi Intruducing Communication Theory Analysis and Application Edisi 3 Salemba Humanika. Jakarta 2008 hal 78
Rosyada Dede , 2005., Pendidikan Multikultur Melalui Pendidikan Agama, dalam Jurnal Didaktika Islamika, Vol, VI, No. I, Juni 2005, hal. 21-22 diakses 27 Maret 2020
Suparlan Parsudi , 2002 “Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural,” Makalah. Disampaikan pada Simposium Internasional Bali ke-3, Jurnal Antropologi Indonesia, Denpasar Bali, 16-21 Juli 2002, hlm. 1
Suseno Frans Magnes Islam dan Pendidikan Pluralisme, dalam Suara Pembaruan, edisi 23 September 2000.
Surya Mohammad ,2002, Tantangan Pembelajaran di Era Millenium Ketiga, dalam Jurnal Didaktika Pendidikan, Vol. III, No.2, Desember 2002, hal. 150 diakses 27 Maret 2020
Sugiyono, 2016 Metode Penelitian Bandung : Afabeta, hal 15.
Published
2021-02-24
How to Cite
Nilawati, I., Sahudi, S., Ruswandi, U., & Erihardiana, M. (2021). Penerapan Pendidikan Multikultural. Jambura Journal of Educational Management, 2(1), 1-14. https://doi.org/10.37411/jjem.v2i1.567
Section
Articles
Copyright (c) 2021 Ike Nilawati, Sahudi Sahudi, Uus Ruswandi, Mohamad Erihardiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


1.png)


