Kepemimpinan Guru dan Kondisi Iklim Kelas sebagai Faktor Penentu Motivasi Berprestasi Siswa
Abstract
Motivasi berprestasi siswa merupakan faktor kunci dalam pencapaian hasil belajar yang optimal. Namun, observasi awal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Suwawa menunjukkan gejala rendahnya keterlibatan siswa, minat belajar, dan kesenjangan kemampuan yang diduga dipengaruhi oleh kepemimpinan pembelajaran guru dan iklim kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan pembelajaran guru dan iklim kelas dengan motivasi berprestasi siswa. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan pada populasi sejumlah 246 siswa. Sampel penelitian berjumlah 152 siswa yang ditetapkan menggunakan rumus Slovin dan dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, serta uji hipotesis parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan pembelajaran guru dengan motivasi berprestasi siswa, antara iklim kelas dengan motivasi berprestasi siswa, serta hubungan simultan kedua variabel dengan motivasi berprestasi siswa. Implikasi temuan ini menekankan pentingnya penekanan kompetensi kepemimpinan pembelajaran guru dan penciptaan iklim kelas yang kondusif sevagai strategi efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa di sekolah menengah pertama.
References
Asmawati, Masaong, A. K., & Mas, S. R. (2020). Era Baru Manajemen Pendidikan Aplikasi, Strategi, dan Inovasi. Gorontalo: Ideas Publishing.
Khofifah, T. F., & Al Banin, Q. (2023). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis (JIMBis), 2(1), 55-69.
Mahabu, S. Y., Masaong, A. K., & Zulystiawati, Z. (2023). Hubungan Budaya Religius Sekolah dan Kecerdasan Emosional dengan Motivasi Berprestasi Siswa. Student Journal of Educational Management, 177-188.
Marhawati, B. (2020). Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Dasar: Studi Kualitatif. JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan), 4(2), 71-76.
Mas, S. R., & Zulystiawati, Z. (2022). Learning Leadership in the Implementation of Independent Learning in Effective Schools. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 5(3), 384-393.
Masaong, A. K. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Multiple Intelligence. Jurnal Konaspi VII Universitas Negeri Yogyakarta, 44.
Masaong, A. K., & Ansar. (2011). Manajemen Berbasis Sekolah. Gorontalo: Sentra Media.
Masaong, A. K., & Sumar, W. T. Abai, M. (2021). Analisis Kemampuan Mengajar Guru Di Sekolah Dasar. Student Journal of Educational Management, 1(1), 126-141.
Pratama, S. A., Hermawan, A., & Riyadi, M. T. (2023). Strategi dan Cara Peningkatan Kualitas Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika. Syntax Idea, 5(10), 1862-1877.
Septiana, M., & Hidayati, D. (2022). Kepemimpinan guru dalam pembelajaran di era digital. Manajemen Pendidikan, 17(2), 101-116.
Uno, H. B. (2010). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar. Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Copyright (c) 2025 Fazria Nazli Ngabito, Abd Kadim Masaong, Zulystiawati Zulystiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



