Kompetensi Pedagogik Guru dalam Proses Pembelajaran
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Proses Pembelajaran di SMP Negeri 1 Bajeng Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai rancangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Menguasai karakteristik peserta didik yang heterogen menuntut model pembelajaran yang adaptif. Matriks pembelajaran yang mengakomodasi latar belakang sosial, budaya, agama, dan ekonomi peserta didik serta potensi minat dan bakat mereka menjadi sangat relevan, seperti diskusi dengan orang tua siswa, melakukan observasi, wawancara langsung dengan siswa, dan membiarkan siswa bereksplorasi untuk menentukan bahan ajar yang hendaknya disesuaikan dengan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. 2) seorang pendidik atau guru harus memiliki kemampuan yang lebih dari yang sudah diraih dan mampu mengajarkan pembelajaran melalui sosial media kepada peserta didik dimulai dari pemberian edukasi tentang pengetahuan konten pembelajaran yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan mempraktikkan dan mengevaluasi konten pembelajaran tersebut, setelah itu mengajarkan kepada rekan sejawat sebelum diimplementasikan kepada peserta didik. 3) Setiap guru menyesuaikan perkembangan kurikulum yang ada pada saat ini, memahami komponen kurikulum untuk merancang desain pembelajaran dan menyusun strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik demi guru dan juga tidak ketinggalan dalam metode pembelajaran yang akan diajarkan
References
INDONESIA, P. R. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN.
Ilahi, A. D. W., Rachma, V., Janastri, W., & Karyani, U. (2021, February). The level of anxiety of students during the Covid-19 pandemic: Tingkat Kecemasan Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19. In Proceding of Inter-Islamic University Conference on Psychology (Vol. 1, No. 1).
Librianty, N. (2018). Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SD Muhamadiyah Kota Bangkinang. Jurnal Basicedu, 2(2), 1-4.
Mustaqim, H. C., & Risminawati, M. P. (2017). Peran Kepala Sekolah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di SD Negeri 1 Jati Karanganyar (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Nurherliyany, M. (2018). Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru: Studi Pada SMPN 2 Jatiwaras dan SMPN 2 Salopa Kabupaten Tasikmalaya. Indonesian Journal of Education Management & Administration Review, 1(2), 169-176.
SISKA, S. (2024). PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SMP NEGERI 31 BANDAR LAMPUNG (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Sofyana, E. Perbedaan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Project Based Learning Pada Konsep Virus (Bachelor's thesis, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Sulistiana, P. (2015). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru di Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Sudibyo, B. (2007). Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007.
Wibowo, A. (2022). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Perspektif Pendidikan Dan Keguruan, 13(1), 14-20.
Zulkifli, Z. (2014). Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pada Sma Negeri 1 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 14(2).
Copyright (c) 2025 Riska Ayu Nengsi, Muhammad Ardhiansyah, Hasan Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



