Peran Media Pembelajaran Interaktif dalam Mengembangkan Keterampilan Kognitif Di Prasekolah: Perspektif Lintas Budaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media pembelajaran interaktif dalam mengembangkan keterampilan kognitif pada anak prasekolah dari perspektif lintas budaya di dua wilayah yang berbeda: Gorontalo dan Makassar. Keterampilan kognitif, termasuk perhatian, memori, klasifikasi, dan kemampuan pemecahan masalah, adalah aspek penting dari perkembangan anak usia dini yang membentuk dasar untuk kesiapan belajar di masa depan. Media pembelajaran interaktif diyakini dapat merangsang partisipasi aktif dan pengolahan informasi baik secara visual maupun pendengaran. Namun, efektivitasnya sering dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan sosial, dan pendekatan pedagogis yang unik setiap daerah. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan desain studi kuasi-eksperimental dan kualitatif, sampel terdiri dari 120 anak berusia 4-6 tahun di kedua wilayah. Instrumen termasuk tes perkembangan kognitif berbasis observasi, wawancara dengan guru dan orang tua. Hasil awal menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak, terutama memori dan keterampilan pemecahan tugas logis. Perbedaan budaya memengaruhi gaya belajar dan tanggapan terhadap media; Makassar merespon visual animasi lebih baik, sedangkan Gorontalo menunjukkan kekuatan dalam pemahaman verbal dan naratif. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kontekstual dalam mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan anak usia dini. Temuan ini dapat menginformasikan pengembangan kurikulum lokal berbasis teknologi yang lebih adaptif dan inklusif secara budaya.
References
Ardini, P. P. (2019). Korelasi antara penggunaan media pembelajaran audio-visual dan keterampilan mendengarkan anak di Suwawa Selatan. Dalam Proceedings of the IEEE International Conference on Teaching, Assessment, and Learning for Engineering (TALE) (hlm. 1–4). IEEE. https://doi.org/10.1109/TALE48000.2019.9226032
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Brown, A., & Green, T. (2019). Peran pembelajaran interaktif dalam perkembangan kognitif anak prasekolah. Educational Psychology, 48(2), 134–145.
Bruner, J. S. (1960). The process of education. Harvard University Press.
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). Sage Publications.
Fleer, M. (2020). Early learning and development: Cultural-historical concepts in play. Cambridge University Press.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2017). How to design and evaluate research in education (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Hirsh-Pasek, K., et al. (2015). Putting education in “educational” apps: Lessons from the science of learning. Psychological Science in the Public Interest, 16(1), 3–34.
Idriani, I., & Sihite, K. R. (2016). Pengenalan huruf, angka, dan warna pada anak usia dini melalui pembelajaran berbasis multimedia. Paradigma, 17(1), 1–10. https://doi.org/10.31294/p.v17i1.737.
Mayer, R. E. (2019). Multimedia learning. Cambridge University Press.
Neumann, M. M., & Neumann, D. L. (2017). Touch screen tablets and emergent literacy. Journal of Early Childhood Literacy, 17(2), 203–220.
Nisbett, R. E. (2023). The geography of thought. Free Press.
Nugroho, I., & Purwanto, A. (2019). Dampak adaptasi budaya terhadap teknologi pendidikan. Asian Journal of Educational Learning, 7(4), 56–63.
Piaget, J. (1951). The child’s conception of the world. Routledge.
Plowman, L., & Stephen, C. (2017). Guided interaction in preschool settings. Journal of Computer Assisted Learning, 23(1), 14–26.
Rawanti, S., Hardiyanti, W. E., Siregar, I. K., & Juniarti, Y. (2023). Pengaruh metode bercerita dan metode pembelajaran scaffolding terhadap perilaku moral anak. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(1), 687–704. https://doi.org/10.37905/aksara.9.1.687-704.
Rawanti, S., Olii, D. A., Hungopa, R., Djimadi, F., & Tanti. (2023). Mengembangkan mutu lembaga PAUD dengan memperhatikan aspek tenaga pendidik, sarana prasarana, dan hubungan antara guru dan anak. Anakta: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 26–36. https://doi.org/10.35905/anakta.v2i1.5558.
Rogoff, B. (2023). The cultural nature of human development. Oxford University Press.
Takeuchi, L. M., & Vaala, S. (2024). Level up learning. Joan Ganz Cooney Center.
Tavakol, M., & Dennick, R. (2019). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55.
Utomo, S. K., & Windiarti, W. (2023). Alat pembelajaran digital untuk pendidikan prasekolah: Manfaat kognitif dan sosial. International Journal of Educational Technology, 19(1), 12–28.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.
Warschauer, M. (2013). Developmental perspectives on technology in education. Educational Technology Research and Development, 61(4), 759–778.
Copyright (c) 2026 Sri Rawanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






