https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/issue/feedJambura Early Childhood Education Journal 2026-03-04T04:49:44+00:00Yenti Juniartiyenti@ung.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Jambura Early Childhood Education Journal</strong> is a journal that focuses on early childhood studies, discussing parent-child relationships, multiple intelligences, and pedagogies. This journal is published by the Education Teacher and Early Childhood Education Department, which aims to facilitate professionals, academics, researchers, scholars, and university students who conduct empirical and original work. The Jambura Journal publishes articles on Early Childhood Education twice a year, every January and July.</p> <p>ISSN ONLINE: <strong><a href="http://u.lipi.go.id/1580046597" target="_blank" rel="noopener">2716-2974</a></strong> | ISSN PRINT: <a href="http://u.lipi.go.id/1537939798" target="_blank" rel="noopener"><strong>2654-752X</strong></a></p>https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4663Peran Media Pembelajaran Interaktif dalam Mengembangkan Keterampilan Kognitif Di Prasekolah: Perspektif Lintas Budaya2026-03-04T03:49:03+00:00Sri Rawantisrirawanti@ung.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media pembelajaran interaktif dalam mengembangkan keterampilan kognitif pada anak prasekolah dari perspektif lintas budaya di dua wilayah yang berbeda: Gorontalo dan Makassar. Keterampilan kognitif, termasuk perhatian, memori, klasifikasi, dan kemampuan pemecahan masalah, adalah aspek penting dari perkembangan anak usia dini yang membentuk dasar untuk kesiapan belajar di masa depan. Media pembelajaran interaktif diyakini dapat merangsang partisipasi aktif dan pengolahan informasi baik secara visual maupun pendengaran. Namun, efektivitasnya sering dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan sosial, dan pendekatan pedagogis yang unik setiap daerah. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan desain studi kuasi-eksperimental dan kualitatif, sampel terdiri dari 120 anak berusia 4-6 tahun di kedua wilayah. Instrumen termasuk tes perkembangan kognitif berbasis observasi, wawancara dengan guru dan orang tua. Hasil awal menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kognitif anak, terutama memori dan keterampilan pemecahan tugas logis. Perbedaan budaya memengaruhi gaya belajar dan tanggapan terhadap media; Makassar merespon visual animasi lebih baik, sedangkan Gorontalo menunjukkan kekuatan dalam pemahaman verbal dan naratif. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kontekstual dalam mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran interaktif untuk pendidikan anak usia dini. Temuan ini dapat menginformasikan pengembangan kurikulum lokal berbasis teknologi yang lebih adaptif dan inklusif secara budaya.</em></p>2026-03-04T03:42:27+00:00Copyright (c) 2026 Sri Rawantihttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4445Pengaruh Aplikasi Marbel Huruf Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Kelompok A 2026-03-04T03:49:04+00:00Mei Putri Angraini Kilatumeiputriangraini@gmail.comRapi Us Djukorapi.djuko@ung.ac.idSri Wahyuningsi Laiyasri_paud@ung.ac.id<p><em>Mengenal huruf merupakan pondasi utama dalam membangun keterampilan literasi pada anak usia dini. Namun demikian, banyak anak menghadapi kesulitan karena pendekatan pengajaran yang monoton dan kurangnya penggunaan alat bantu interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penerapan aplikasi Marbel Huruf terhadap kemampuan identifikasi huruf anak kelompok A di RA AlMourky, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Mengadopsi metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 19 anak sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Temuan menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan dalam kemampuan pengenalan huruf anak usia dini setelah menggunakan aplikasi Marbel Huruf, dengan skor rata-rata pretest 21,32 meningkat menjadi 34,32 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa alat bantu pendidikan digital dapat menjadi pilihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi dasar pada anak.</em></p>2026-03-04T03:43:56+00:00Copyright (c) 2026 Mei Putri Angraini Kilatu, Rapi Us Djuko, Sri Wahyuningsi Laiyahttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4054Deskripsi Metode Fonik Pada Pembelajaran Literasi Membaca Permulaan Anak di Kelompok B Tk Nusa Indah Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango2026-03-04T03:49:05+00:00Lulan Lalululiyantilalu12@gmail.comYakob Napuyakon.napu@ung.ac.idYenti Juniartiyenti@ung.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode fonik dalam pembelajaran literasi membaca permulaan pada anak kelompok B di TK Nusa Indah, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fonik telah diterapkan secara aktif dan konsisten oleh guru dalam proses pembelajaran, serta dinilai efektif oleh pihak sekolah karena mampu mempercepat proses pengenalan huruf dan kemampuan membaca awal pada anak. Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan berupa perbedaan tingkat pemahaman dan kemampuan setiap anak, sehingga dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih individual dan adaptif. Keberhasilan penerapan metode fonik juga didukung oleh ketersediaan media pembelajaran yang relevan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) dan dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Selain itu, dukungan sekolah dalam penyediaan sarana dan strategi pembelajaran turut memperkuat efektivitas metode fonik. Secara keseluruhan, penerapan metode fonik terbukti memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan literasi membaca permulaan anak, meskipun diperlukan fleksibilitas dalam pelaksanaannya untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan peserta didik.</em></p>2026-03-04T03:45:03+00:00Copyright (c) 2026 Lulan Lalu, Yakob Napu, Yenti Juniartihttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4050Peran Orang Tua dalam Mengenalkan Konsep Literasi Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Cahaya di desa Kayubulan2026-03-04T03:49:05+00:00Dina Salilamadinasalilama@gmail.comYenti Juniartiyenti@ung.ac.idIcam Sutisnaicamsutisna@ung.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi orang tua dalam memperkenalkan konsep literasi kepada anak usia prasekolah (5-6 tahun). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini berfokus pada berbagai strategi yang diterapkan orang tua untuk menumbuhkan minat baca-tulis sejak dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang tua memegang peran sentral melalui beberapa pendekatan utama. Pertama, orang tua membiasakan kegiatan membaca buku secara rutin kepada anak, baik melalui cerita pengantar tidur maupun aktivitas membaca interaktif. Kedua, mereka menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti buku bergambar, alat tulis, dan media pembelajaran menarik lainnya. Ketiga, orang tua menerapkan manajemen waktu yang seimbang dengan menyusun jadwal teratur untuk belajar dan bermain, sehingga anak tidak merasa terbebani. Keempat, upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan menjadi faktor penting dalam menstimulasi minat literasi anak. Orang tua menyiasati dengan mendesain ruang belajar yang nyaman dan penuh warna, serta mengintegrasikan permainan edukatif dalam proses pembelajaran. Kelima, peran sebagai teladan ditunjukkan melalui kebiasaan orang tua yang gemar membaca dan menulis di depan anak, sehingga menjadi contoh konkret yang dapat ditiru. Temuan ini menegaskan bahwa pengenalan literasi sejak dini memerlukan keterlibatan aktif orang tua melalui metode yang variatif dan sesuai dengan dunia anak. Pendekatan yang menyenangkan dan tidak memaksa terbukti efektif dalam menanamkan fondasi literasi yang kuat sebelum anak memasuki jenjang pendidikan formal. Dengan demikian, kolaborasi antara stimulasi di rumah dan pembelajaran di sekolah menjadi kunci keberhasilan pengembangan kemampuan literasi anak usia dini.</em></p>2026-03-04T03:46:05+00:00Copyright (c) 2026 Dina Salilama, Yenti Juniarti, Icam Sutisnahttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4046Emotional Well Being Anak Speech Delay Di TK Cerdas Molibagu Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 2026-03-04T03:49:06+00:00Febrianti Tungkagifebriantitungkagi11@gmail.comPupung Puspa Ardinipupung.p.ardini@ung.ac.idNurhayati Tinenurhayati.tine@ung.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi Emotional well being anak usia dini yang mengalami keterlambatan bicara (Speech Delay) di TK Cerdas Molibagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang anak dengan keterlambatan bicara, guru kelas, dan orang tua anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak menunjukkan ekspresi emosi secara nonverbal, seperti senyum, menarik tangan guru, atau bermain sendiri ketika mengalami kesulitan menyampaikan keinginan. Lingkungan sekolah yang suportif memberikan pengaruh positif terhadap kondisi emosional anak. Namun, pola asuh otoriter dari orang tua masih menjadi tantangan daam pengembangan kesejahteraan emosional anak. Penelitian ini menekan pentingnya peran guru dan lingkungan belajar dalam membentuk kondisi emosional anak dengan keterlambatan bicara secara positif dan adaptif.</p> <p>Kata kunci: Emotional Well Being; Speech Delay; Anak Usia Dini</p>2026-03-04T03:46:59+00:00Copyright (c) 2026 Febrianti Tungkagi, Pupung Puspa Ardini, Nurhayati Tinehttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4042Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di TK Damhil2026-03-04T03:49:07+00:00Iin Kemaiinkema10@gmail.comPupung Puspa Ardinipupung.p.ardin@ung.ac.idIrvin Novita Arifinirfinnovitaarifin@ung.ac.id<table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di TK Damhil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini di TK Damhil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi serta triangulasi. Subjek penelitian ini terdiri dari delapan informan, yaitu ayah, ibu dan guur TK Damhil. Hasil penelitian dapat teramati dengan optimal berdasarkan 3 dimensi keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini yaitu (1) Paternal Engangement (Interaksi langsung antara ayah dan anak, melakukan aktivitas bersama). (2) Paternal Accesibility (Kehadiran dan kesediaan ayah untuk anak terlepas dari ada atau tidaknya interaksi langsung). (3) Paternal Responsibility (Memenuhi kebutuhan anak, merencanakan masa depan anak dan membuat peraturan serta mengontrolnya.</em></p> <p><strong><em> </em></strong></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-03-04T03:48:12+00:00Copyright (c) 2026 Iin Kema, Pupung Puspa Ardini, Irvin Novita Arifinhttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/4616Pengaruh Penggunaan Aplikasi Math Games Education Terhadap Pemahaman Konsep Bilangan Pada Anak Usia 5-6 Tahun2026-03-04T04:49:44+00:00meldiyanti ahmad meldiyanti ahmadmeldiyantiahmad23@gmail.comIrvin Novita Arifinirvinnovitaarifin@gmail.comNunung Suryana Jaminnunung_sj@ung.ac.id<p><em>Tujuan studi ini mengerti akibat penggunaan aplikasi Math Games Education pada pemahaman konsep bilangan pada anak umur 5-6 tahun di TK Al-Huda. Latar belakang penelitian dilandasi kurangnya pemahaman konsep bilangan seperti operasi hitung dasar, kemampuan mengelompokan lambang bilangan pada anak yang disebabkan penggunaan metode pembelajaran konvensional yang tidak variatif sehingga kurang menarik minat anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif, percobaan konsep Non-Equivalent Control Group Design. Segala unsur instrumen diklaim valid dalam percobaan validitas, serta percobaan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil hipotesis non-parametrik membuktikan selisih substansial antara hasil pra-tes dan pasca-tes di kedua kelompok. Dengan demikian, aplikasi Math Games Education terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bilangan anak usia 5-6 tahun, hal ini dikarenakan aplikasi menyajikan pembelajaran yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan bagi anak. </em></p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 meldiyanti ahmad meldiyanti ahmad, Dr. Irvin Novita Arifin S.Pd, M.Pd, Nunung Suryana Jamin SE, M.Si