Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Harga Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Gorontalo

  • Mohamad Rizal Pautina Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Bimbingan Kelompok, Harga Diri, Siswa

Abstract

Harga diri merupakan penilaian individu terhadap dirinya maupun orang lain. harga diri individu dipengaruhi oleh faktor dari luar diri individu dan dari dalam diri individu. Faktor dari luar diri individu terdiri atas: keluarga, guru, teman sebaya, dan tempat kerja. Sedangkan faktor dari dalam diri individu terdiri atas: kepercayaan, amalan, keterampilan pribadi, dan pencapaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok terhadap harga diri siswa. Penelitian ini mengunakan metode kuatitatif dengan pendekatan eksperimen semu yang menggunakan desain penelitian “One Group Pre-test and Post-test Design” dengan angket sebagai instrumen pengumpul data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Gorontalo yang berjumlah 378 orang yang terbagi dalam 11 kelas. Sedangkan Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 15 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik (uji t). Dari hasil perhitungan diperoleh harga thitung sebesar -5,52 sedangkan tdaftar pada taraf nyata 5% sebesar 2,05. Ternyata harga thitung memperoleh harga lain, atau harga thitung telah berada diluar daerah penerimaan H0, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan menerima H1. Hal ini berarti bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh terhadap harga diri siswa.

References

AP, Sofwan., Daharnis., dan Syahniar. (2013). Efektifitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Self-efficacy Siswa. Jurnal Ilmiah Konseling. Vol. 2 No. 2. (diakses 5 April 2020).

Ariesandi. (2012). Harga Diri Kunci Kesuksesan dan Pencapaian Prestasi. Ebook Print 1-15.

Baihaqi, M. (2008). Psikologi Pertumbuhan. Bandung: Rosdakarya

Creswell J. W. 2012. Educational Research Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research, 4th edition. University of Nebraska – Lincoln.

Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.

Hidayati. (2014). Hubungan Antara Self-Esteem Dengan Resiliensi Pada Remaja Di Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah Surakarta.dengan orangtua bercerai (Online). Jurnal Ilmiah Pendidikan Bimbingan dan Konseling. Vol. 2 No. 1 (Diakses 5 April 2020).

Kamila. (2013). Perbedaan Harga Diri (Self Esteem) Remaja Ditinjau dari Keberadaan Ayah (Online). Jurnal Psikologi. Vol. 9 No. 2 (5 April 2020).

Puluhulawa, M., Pautina M. R., dan Djibran, M. R. (2017). Reality Group Counseling to Improving Self-Esteem of Students. Jurnal Guidena. Vol. 7 No. 2. (Diakses, 5 April 2020).

Purwanto, N. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sarwan, A,. dan Nur’aini. (2018). Pengaruh Bimbingan Kelompok dan Harga Diri Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas X Takengon Aceh Tengah. Jurnal Diversita. Vol. 4 No. 1. (Diakses, 5 April 2020).

Wibowo, S. B. (2016). Benarkah Self Esteem mempengaruhi Prestasi Akademik?. Jurnal Humanitas. Vol. 13 No. 1. (diakses, 5 Aoril 2020).

Published
2020-04-27
How to Cite
Pautina, M. R. (2020). Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Harga Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Gorontalo. JAMBURA Guidance and Counseling Journal, 1(1), 8-13. https://doi.org/10.37411/jgcj.v1i1.131