JAMBURA Guidance and Counseling Journal https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj <p style="text-align: justify;"><strong>JAMBURA Guidance and Counseling Journal (JGCJ)</strong>&nbsp;is a scientific journal published by the Department of Counseling Guidance at the Faculty of Education, Gorontalo State University.&nbsp;<span class="" title="">The publication of this journal aims to disseminate new theories and accepts manuscripts in the field of research includes scientific fields relevant to: Professional Counseling, School Counseling, Psychology Counseling, Career Counseling, International Counseling and Multicultural Issues, Counseling Supervision, Marriage and Family Counseling, Mental Health, Theory Development, and Integrative Reviews from Counseling and Related Fields.</span> Journal that published edition <span title="">twice a year in May and November. </span><span class="" title="">We accept articles in English and Indonesian.</span></p> <p style="text-align: justify;"><span class="" title=""><strong>E-ISSN 2722-1628 - DOI Prefix:&nbsp;10.37411</strong></span></p> en-US <p style="text-align: justify;">Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p> <ol style="text-align: justify;"> <li>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a&nbsp;<a title="CC BY SA" href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>&nbsp;that allows others to copy and redistribute the material in any medium or format with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal and also allows to remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially with contributions under the&nbsp;<a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/">same license</a>&nbsp;as the original.</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li> <li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> <li>Privacy Statement</li> </ol> <p style="text-align: justify;">The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.</p> jurnal.jgcj@ung.ac.id (Admin JGCJ) lab_bk@ung.ac.id (Laboratorium BK UNG) Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Keterkaitan Antara Growth Mindset dan Literasi AI pada Mahasiswa Yang Aktif di Perguruan Tinggi https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4756 <p>Perkembangan teknologi <em>artificial intelligence</em> (AI) di era digital menuntut mahasiswa untuk memiliki literasi AI yang memadai agar dapat memahami, menggunakan, dan mengevaluasi AI secara kritis serta etis. Salah satu faktor psikologis yang diasumsikan berperan dalam pembentukan literasi AI adalah <em>growth mindset</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara <em>growth mindset</em> dan literasi AI pada mahasiswa yang aktif mengikuti proses belajar mengajar di perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental dan <em>cross-sectional</em>. Partisipan berjumlah 112 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik <em>convenience sampling</em>. &nbsp;Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi <em>Spearman's Rank-Order</em> dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara <em>growth mindset</em> dan literasi AI (r = 0,502; p &lt; 0,01) <em>Growth mindset</em> berkorelasi positif dengan seluruh tujuh dimensi literasi AI, dengan korelasi tertinggi pada dimensi berpikir kritis (r = 0,473), diikuti keterampilan kognitif, moralitas, keterampilan aplikasi, <em>perceived usefulness</em>, dan <em>perceived ease of use</em>. Analisis regresi menunjukkan bahwa <em>growth mindset</em> memberikan kontribusi sebesar 29,1% terhadap literasi AI (R² = 0,291; p &lt; 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa <em>growth mindset</em> berperan penting dalam membentuk kesiapan kognitif, sikap etis, dan perilaku mahasiswa dalam memahami serta memanfaatkan teknologi AI secara kritis dan bertanggung jawab.</p> <p>Kata Kunci: growth mindset, literasi AI, mahasiswa aktif,</p> <p>Abstract</p> <p><em>The development of artificial intelligence (AI) technology in the digital era requires students to have AI literacy that is capable of understanding, using, and listening to AI critically and ethically. One of the psychological factors that begins in the formation of AI literacy is growth mindset. This study aims to examine the relationship between growth mindset and AI literacy in students who actively participate in the teaching and learning process at universities in Indonesia. The study used a quantitative approach with a non-experimental correlational and cross-sectional design. Participants were 112 active students selected through convenience sampling techniques. Data analysis was carried out using Spearman's Rank-Order correlation test and linear regression. The results showed a significant positive relationship between growth mindset and AI literacy (r = 0.502; p &lt; 0.01). Growth mindset collected positive with all seven dimensions of AI literacy, with the highest correlation in the critical thinking dimension (r = 0.473), followed by cognitive skills, morality, application skills, perceived usefulness, and perceived ease of use. Regression analysis showed that growth mindset contributed 29.1% to AI literacy (R² = 0.291; p &lt; 0.001). This finding confirms that growth mindset plays a crucial role in shaping students' cognitive readiness, ethical attitudes, and behaviors in understanding and utilizing AI technology critically and responsibly.</em></p> <p><em>Keywords: growth mindset, AI literations, active college student</em></p> Maharani Eka, Fadhilah Ahmad Qaniah, Sri Wahyuni M Polinggapo, Azmi Fauziah F. Lambause, Faizulhaq H. Rahman Copyright (c) 2026 Maharani Eka, Fadhilah Ahmad Qaniah, Sri Wahyuni M Polinggapo, Azmi Fauziah F. Lambause, Faizulhaq H. Rahman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4756 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Scroll Dulu, Belajar Nanti? Pengaruh Scroll Culture Terhadap Efektivitas Belajar Mahasiswa https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4779 <p>Fenomena <em>scroll culture</em>, yaitu kebiasaan menggulir konten digital secara terus-menerus di media sosial, telah menjadi rutinitas yang berpotensi mengganggu efektivitas pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendorong perilaku tersebut serta menguji pengaruhnya terhadap konsentrasi, motivasi, dan produktivitas akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei daring pada periode Maret–April 2026, melibatkan 158 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert empat poin menggunakan platform Google Forms, kemudian dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari untuk menggulir media sosial. Temuan ini mengindikasikan adanya pengaruh negatif berupa penurunan konsentrasi dalam aktivitas akademik. Oleh karena itu, diperlukan intervensi dari institusi pendidikan melalui penguatan literasi digital dan penerapan strategi manajemen konsentrasi guna mengoptimalkan proses pembelajaran.</p> Sufiati Nur Khotimah, Fikri Muhammad Haikal, Dewa Sukmananda Putra, Aisha Nuraulia, Rama Wijaya Abdul Rozak Copyright (c) 2026 Sufiati Nur Khotimah, Fikri Muhammad Haikal, Dewa Sukmananda Putra, Aisha Nuraulia, Rama Wijaya Abdul Rozak https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4779 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Berdasarkan Profil Perilaku Agresif Siswa SMP https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4780 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perilaku agresif pada siswa sekolah menengah pertama merupakan fenomena yang berhubungan dengan perkembangan emosional dan kognitif remaja awal serta berpotensi mengganggu proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan layanan bimbingan dan konseling pribadi berdasarkan profil perilaku agresif siswa SMP Negeri 2 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa angket perilaku agresif yang disusun berdasarkan dimensi agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik persentase dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori agresivitas sedang (43%), dengan dominasi pada aspek kemarahan dan permusuhan. Temuan utama menunjukkan bahwa agresivitas siswa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor emosional dan kognitif dibandingkan perilaku langsung. Kebutuhan utama siswa meliputi regulasi emosi, penyelesaian konflik, pengendalian diri, komunikasi interpersonal, dan perubahan pola pikir. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyediaan layanan bimbingan dan konseling pribadi yang berbasis kebutuhan siswa secara komprehensif.</span></span></p> Meiske Puluhulawa, Irpan A. Kasan, Nanda Mirzawati, Nicki Yutapratama, Yulinda Y. Gani Copyright (c) 2026 Meiske Puluhulawa, Irpan A. Kasan, Nanda Mirzawati, Nicki Yutapratama, Yulinda Y. Gani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4780 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Profil Kepercayaan Diri Penyandang Disabilitas Tunarungu Di Kota Palembang https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4803 <p>Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang penting dalam perkembangan individu, karena berpengaruh terhadap kemampuan dalam berinteraksi sosial, mengikuti proses pembelajaran, serta mengembangkan potensi diri. Pada siswa tunarungu, keterbatasan dalam komunikasi dapat menjadi hambatan yang memengaruhi pembentukan kepercayaan diri, sehingga mereka cenderung mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri dan berpartisipasi secara aktif di lingkungan sosial maupun akademik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana gambaran kepercayaan diri siswa tunarungu agar dapat diberikan dukungan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa tunarungu yang diambil dengan teknik stratified sampling. Instrumen penelitian berupa angket kepercayaan diri yang disusun berdasarkan aspek kepercayaan diri menurut Lauster, yaitu keyakinan terhadap kemampuan diri, optimis, objektif, tanggung jawab, serta rasional dan realistis, dengan uji validitas menggunakan korelasi <em>Pearson Product Moment</em> (r hitung &gt; r tabel = 0,361) dan uji reliabilitas dengan <em>Cronbach's Alpha</em> menghasilkan nilai 0,805, yang menandakan instrumen sangat reliabel. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan perhitungan persentase dan kategorisasi berdasarkan nilai mean dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 61,25%, kategori tinggi sebesar 21,25%, dan kategori rendah sebesar 17,50%. Berdasarkan aspek yang diukur, seluruh aspek kepercayaan diri juga berada pada kategori sedang, dengan aspek rasional dan realistis memiliki persentase tertinggi sebesar 71,25%, sedangkan aspek keyakinan terhadap kemampuan diri memiliki persentase lebih rendah sebesar 62,50%.&nbsp; Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa siswa telah memiliki kepercayaan diri yang cukup baik, namun belum berkembang secara optimal dan masih dipengaruhi oleh situasi tertentu. Oleh karena itu, diperlukan konselor, dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa secara lebih optimal.</p> Aisyah, Khadijah Lubis Copyright (c) 2026 Aisyah, Khadijah Lubis https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4803 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Kecanduan Game Online dan Hubungannya dengan Emosi Marah Pada Siswa SMP https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4735 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecanduan <em>game online </em>dan hubungannya terhadap emosi marah pada siswa SMP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kecanduan <em>game online </em>dan hubungannya terhadap emosi marah pada siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 41 siswa. Berdasarkan analisis, diperoleh nilai koefisien korelasi (r<sub>xy</sub>) 0,582 lebih besar dari nilai r<sub>tabel</sub>, dengan pengujian hipotesis menggunakan uji t dua pihak, sehingga diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> 4,472 dan nilai t<sub>tabel</sub> 1,168 (t<sub>hitung</sub>&gt; t<sub>tabel</sub>), sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan variabel <em>independent </em>terhadap variabel <em>dependent. </em>Persentase pengaruh variabel <em>independent </em>terhadap variabel <em>dependent, </em>diperoleh 33,87%, 66,13% dipengaruhi oleh faktor lain dalam penelitian.</p> Mohamad Rizal Pautina, Amalia Rizki Pautina, Deysi Anggraini Harun, Ilham Khairi Siregar, Mohamad Awal Lakadjo Copyright (c) 2026 Mohamad Rizal Pautina, Amalia Rizki Pautina, Deysi Anggraini Harun, Ilham Khairi Siregar, Mohamad Awal Lakadjo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4735 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Mengungkap Makna Tonggu, Kati, dan Tonelo dalam Tradisi Modepita Dutu: Perspektif Hierarki Kebutuhan Maslow https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4844 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan fungsi pemberian <em>Tonggu</em>, <em>Kati</em>, dan <em>Tonelo</em> dalam prosesi adat <em>Modepita Dutu</em> pada masyarakat Gorontalo dengan menggunakan perspektif teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi, di mana data diperoleh melalui wawancara terhadap tokoh adat, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Tonggu</em>, <em>Kati</em>, dan <em>Tonelo</em> tidak hanya berfungsi sebagai simbol material dalam prosesi pernikahan, tetapi juga memiliki makna psikologis dan sosial yang mendalam. Dalam perspektif teori Maslow, ketiga unsur tersebut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia mulai dari kebutuhan dasar, keamanan, sosial, hingga penghargaan, yang pada akhirnya dapat mendukung tercapainya aktualisasi diri individu dalam kehidupan pernikahan. Dengan demikian, praktik adat dalam <em>Modepita Dutu</em> tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mencerminkan pemenuhan kebutuhan psikologis manusia secara komprehensif.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> Maghfirah Butolo, Oktaviana Bilqiis Otoluwa, Muthmainnah Ibrahim Copyright (c) https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4844 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Gaming Addiction Awareness Programme (GAME) sebagai Intervensi Preventif Berbasis Komunitas dalam Mencegah Kecanduan Game Online pada Siswa Sekolah Dasar https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4905 <p><em><span lang="EN-US">This study evaluated the effectiveness of the Gaming Addiction Awareness Programme (GAME) as a community-based intervention to increase knowledge and awareness of online gaming addiction among 41 elementary school students. Using a one-group pretest–posttest quasi-experimental design, the results showed a significant increase in knowledge scores (t = -9.348; p &lt; 0.05). Qualitatively, there was an increase in student awareness, understanding among teachers and parents, and the emergence of school policies restricting mobile phone use. These findings indicate that an integrative community approach is effective in improving literacy and supporting the prevention of online gaming addiction in children.</span></em></p> Sri Ayu Mutmainah Kurniawati, Sitti Rojiyah Nur Insyirah Puhi, Irsyad, Ridha Habibah Copyright (c) 2026 Sri Ayu Mutmainah Kurniawati, Sitti Rojiyah Nur Insyirah Puhi, Irsyad, Ridha Habibah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4905 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000 Demonstrasi dan Drill bagi Peserta Didik dengan Hambatan Intelektual https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4866 <p>Peserta didik dengan hambatan intelektual memerlukan pembelajaran yang konkret, bertahap, dan berulang agar materi dapat diakses sesuai kemampuan adaptifnya. Studi ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dan drill, respons peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB di salah satu SLB Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data bersumber dari observasi pembelajaran, wawancara guru atau pendamping, dan dokumentasi terhadap tujuh peserta didik serta pendidik yang terlibat. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan simpulan, disertai triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa demonstrasi dilaksanakan melalui pemodelan langsung, gambar profesi, alat hitung konkret, praktik membaca Iqro, dan penggunaan komputer. Drill diterapkan melalui pengulangan instruksi singkat, latihan berhitung, membaca, mengingat konsep, dan mengetik secara bertahap. Peserta didik memperlihatkan respons berupa perhatian yang lebih terarah, keberanian menjawab, penyelesaian tugas, dan kebanggaan terhadap hasil kerja. Pelaksanaan pembelajaran didukung media konkret, pendekatan individual, penguatan positif, dan penataan kelas yang aksesibel, tetapi dibatasi oleh rentang perhatian pendek, kejenuhan, variasi emosi, hambatan motorik, dan dukungan keluarga yang belum merata. Kombinasi demonstrasi dan drill mendukung pembelajaran adaptif apabila disertai diferensiasi tugas dan bantuan yang dikurangi secara bertahap.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>metode demonstrasi, drill, hambatan intelektual, pembelajaran adaptif, SLB</p> <p><strong>Abstract</strong></p> <p>Students with intellectual disabilities require concrete, gradual, and repeated instruction so that learning materials are accessible to their adaptive abilities. This study described the implementation of demonstration and drill methods, students’ responses, and supporting and inhibiting factors across primary, junior secondary, and senior secondary levels at a special school in Gorontalo Regency. A descriptive qualitative case-study design was employed. Data were obtained through classroom observations, interviews with teachers or assistants, and documentation involving seven students and the educators who supported them. Data were analyzed through condensation, display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation. Demonstration was implemented through direct modeling, occupation pictures, concrete counting tools, Iqro reading practice, and computer use. Drill was applied through repeated short instructions and gradual practice in counting, reading, recalling concepts, and typing. Students showed more focused attention, willingness to answer, task completion, and pride in their work. Instruction was supported by concrete media, individualized assistance, positive reinforcement, and accessible classroom arrangements, while short attention spans, boredom, emotional variability, motor difficulties, and uneven family support remained barriers. The combination of demonstration and drill supports adaptive instruction when accompanied by differentiated tasks and gradually faded assistance.</p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>demonstration method, drill, intellectual disability, adaptive learning, special school</em></p> Yulinda Y. Gani, Meiske Puluhulawa, Nicki Yutapratama, Susanti Iman Copyright (c) 2026 Yulinda Y.Gani, Meiske Puluhulawa, Nicki Yutapratama, Susanti Iman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jgcj/article/view/4866 Sun, 31 May 2026 00:00:00 +0000