https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/issue/feedJambura Journal of Community Empowerment2026-06-30T07:00:27+00:00Mohamad Zubaidizubeth@ung.ac.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong> Jambura Journal of Community Empowerment (JJCE)</strong> contains articles of research results and / or analytical-critical studies in the field of out-of-school education specifically on adult education studies, community education, training and human resource development, and community development. The specifications of the study are aimed at exploring, developing, and explaining knowledge about the history, philosophy, principles, policies, designs, and technologies used and developed in educational services outside the school system. JJCE plays a role and participates in efforts to support the preservation of scientific traditions that originate from theoretical studies of researchers and praxis experiences from educational practitioners.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>E-ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2721-0480" target="_blank" rel="noopener">2721-0480 </a></strong>/ <strong>DOI Prefix: 10.37411</strong></p>https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3984Evaluasi Sistem Program Pemberdayaan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Oleh Pemerintah Pada Program Keluarga Harapan2026-06-29T07:07:47+00:00Mochamad Ganiadiganiadi@untirta.ac.idAlia Cinta Kinda2221220025@untirta.ac.idFanny Khaerunnisa2221220072@untirta.ac.idAthaya Syahla2221220083@untirta.ac.idMuhammad Rizky2221220074@untirta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai upaya pemberdayaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka. Pendekatan yang digunakan adalah dengan metode evaluatif, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH telah memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup keluarga miskin, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Namun, terdapat kendala seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan dan keterlambatan pencairan dana. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi partisipasi masyarakat, peran aktif pendamping, serta komunikasi yang efektif antara pendamping dan penerima manfaat. Kesimpulannya, meskipun PKH telah berjalan dengan cukup baik dalam aspek pemberdayaan dan kesejahteraan, masih diperlukan evaluasi data penerima serta peningkatan efisiensi distribusi dana agar program dapat lebih tepat sasaran dan efektif.</p>2026-06-29T06:21:31+00:00Copyright (c) 2026 Mochamad Ganiadi, Alia Cinta Kinda, Fanny Khaerunnisa, Athaya Syahla, Muhammad Rizkyhttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3988Program Pelatihan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Bagi Ibu Rumah Tangga2026-06-29T07:07:53+00:00Sholih Sholihsholih@untirta.ac.idAhmad Fauziahmad.fauzi@untirta.ac.idAlfida Mutih Amalia2221210051@untirta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana program pelatihan <em>digital marketing</em> dijalankan. Tujuannya adalah meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Sukacai. Program ini diinisiasi oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang. Kondisi ekonomi warga desa yang masih terbatas serta potensi ibu rumah tangga yang belum dimaksimalkan melalui teknologi digital menjadi alasan utama program ini digulirkan. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil riset memperlihatkan bahwa pelatihan pemasaran digital terbagi menjadi empat fase penting: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Program ini sukses meningkatkan wawasan peserta terkait <em>digital marketing</em> serta mendorong mereka untuk membuka usaha rumahan secara online. Walau begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi, misalnya minimnya kemampuan digital, terbatasnya modal, dan kurangnya pendampingan setelah pelatihan selesai. Beberapa faktor yang turut andil dalam kesuksesan program ini antara lain semangat peserta, dukungan dari para ahli, serta materi yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Jadi, pelatihan pemasaran digital memberikan efek positif bagi upaya peningkatan ekonomi keluarga. Akan tetapi, agar program ini berkelanjutan, dibutuhkan dukungan lebih lanjut berupa pendampingan usaha serta akses ke pasar yang lebih luas.</p>2026-06-29T06:49:44+00:00Copyright (c) 2026 Sholih Sholih, Ahmad Fauzi, Alfida Mutih Amaliahttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4052Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas IV melalui Project Based Learning2026-06-29T07:07:57+00:00Moza Khoirin Nidamozakhoirinnida@gmail.comAgustina Tyas Asri Hardiniagustina.hardini@uksw.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam pra siklus, siklus I dan siklus II. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi Hal ini dibuktikan dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari 40% pada pra siklus, menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 87% pada siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Dengan Menggunakan penerapan model PjBL akan menghasilkan keterampilan dalam bentuk mind mapping untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dan menciptakan pengalaman belajar yang menarik pada mata Pelajaran IPAS di kelas IV.</p>2026-06-29T07:07:22+00:00Copyright (c) 2026 Moza Khoirin Nida, Agustina Tyas Asri Hardinihttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3990Penguatan Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat2026-06-30T06:43:19+00:00Nurma Yunita Sari2221210060@untirta.ac.idMochamad Ganiadiganiadi@untirta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW01 Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan lingkungan akibat pembuangan sampah sembarangan dan kurang optimalnya partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Paguyuban Pemuda Literasi Global (PPLG) menjadi salah satu sarana pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, dengan program seperti budidaya maggot, pembuatan pupuk kompos, serta sistem tabungan emas berbasis sampah. Meskipun terdapat keberhasilan, masih ditemukan kendala seperti rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan keterbatasan dana serta sarana prasarana. Oleh karena itu, strategi penguatan tata kelola sampah meliputi peningkatan sosialisasi, pelatihan intensif, dukungan kebijakan pemerintah, dan perluasan kemitraan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan nonformal dalam konteks pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.</p>2026-06-30T06:43:17+00:00Copyright (c) 2026 Nurma Yunita Sari, Mochamad Ganiadihttps://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4005 Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Guna Mendorong Ekonomi Kelurga Dengan Berwirausaha2026-06-30T07:00:27+00:00Ida Febriani2221210013@untirta.ac.idSholih Sholihsholih@untirta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan ibu rumah tangga melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya mendorong ekonomi keluarga melalui kewirausahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga penerima bantuan UP2K, dengan sampel sebanyak lima orang anggota dan satu orang pengurus UP2K. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan peningkatan kemandirian. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha dan mendorong partisipasi aktif perempuan dalam kegiatan ekonomi desa. Penerima bantuan mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Dengan demikian, UP2K berperan signifikan dalam mengatasi kemiskinan dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis perempuan.</p>2026-06-30T07:00:20+00:00Copyright (c) 2026 Ida Febriani, Sholih Sholih