Jambura Journal of Community Empowerment
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce
<p style="text-align: justify;"><strong> Jambura Journal of Community Empowerment (JJCE)</strong> contains articles of research results and / or analytical-critical studies in the field of out-of-school education specifically on adult education studies, community education, training and human resource development, and community development. The specifications of the study are aimed at exploring, developing, and explaining knowledge about the history, philosophy, principles, policies, designs, and technologies used and developed in educational services outside the school system. JJCE plays a role and participates in efforts to support the preservation of scientific traditions that originate from theoretical studies of researchers and praxis experiences from educational practitioners.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>E-ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2721-0480" target="_blank" rel="noopener">2721-0480 </a></strong>/ <strong>DOI Prefix: 10.37411</strong></p>Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontaloen-USJambura Journal of Community Empowerment2721-0480Evaluasi Sistem Program Pemberdayaan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Oleh Pemerintah Pada Program Keluarga Harapan
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3984
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai upaya pemberdayaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka. Pendekatan yang digunakan adalah dengan metode evaluatif, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH telah memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup keluarga miskin, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Namun, terdapat kendala seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan dan keterlambatan pencairan dana. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi partisipasi masyarakat, peran aktif pendamping, serta komunikasi yang efektif antara pendamping dan penerima manfaat. Kesimpulannya, meskipun PKH telah berjalan dengan cukup baik dalam aspek pemberdayaan dan kesejahteraan, masih diperlukan evaluasi data penerima serta peningkatan efisiensi distribusi dana agar program dapat lebih tepat sasaran dan efektif.</p>Mochamad GaniadiAlia Cinta KindaFanny KhaerunnisaAthaya SyahlaMuhammad Rizky
Copyright (c) 2026 Mochamad Ganiadi, Alia Cinta Kinda, Fanny Khaerunnisa, Athaya Syahla, Muhammad Rizky
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-292026-06-2911910.37411/jjce.v7i1.3984Program Pelatihan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Bagi Ibu Rumah Tangga
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3988
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana program pelatihan <em>digital marketing</em> dijalankan. Tujuannya adalah meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Sukacai. Program ini diinisiasi oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang. Kondisi ekonomi warga desa yang masih terbatas serta potensi ibu rumah tangga yang belum dimaksimalkan melalui teknologi digital menjadi alasan utama program ini digulirkan. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil riset memperlihatkan bahwa pelatihan pemasaran digital terbagi menjadi empat fase penting: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Program ini sukses meningkatkan wawasan peserta terkait <em>digital marketing</em> serta mendorong mereka untuk membuka usaha rumahan secara online. Walau begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi, misalnya minimnya kemampuan digital, terbatasnya modal, dan kurangnya pendampingan setelah pelatihan selesai. Beberapa faktor yang turut andil dalam kesuksesan program ini antara lain semangat peserta, dukungan dari para ahli, serta materi yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Jadi, pelatihan pemasaran digital memberikan efek positif bagi upaya peningkatan ekonomi keluarga. Akan tetapi, agar program ini berkelanjutan, dibutuhkan dukungan lebih lanjut berupa pendampingan usaha serta akses ke pasar yang lebih luas.</p>Sholih SholihAhmad FauziAlfida Mutih Amalia
Copyright (c) 2026 Sholih Sholih, Ahmad Fauzi, Alfida Mutih Amalia
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-292026-06-29202810.37411/jjce.v7i1.3988Peningkatan Hasil Belajar IPAS Kelas IV melalui Project Based Learning
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4052
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV Sekolah Dasar melalui penerapan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam pra siklus, siklus I dan siklus II. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi Hal ini dibuktikan dengan peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa dari 40% pada pra siklus, menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 87% pada siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Dengan Menggunakan penerapan model PjBL akan menghasilkan keterampilan dalam bentuk mind mapping untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dan menciptakan pengalaman belajar yang menarik pada mata Pelajaran IPAS di kelas IV.</p>Moza Khoirin NidaAgustina Tyas Asri Hardini
Copyright (c) 2026 Moza Khoirin Nida, Agustina Tyas Asri Hardini
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-292026-06-29293710.37411/jjce.v7i1.4052Penguatan Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/3990
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW01 Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan lingkungan akibat pembuangan sampah sembarangan dan kurang optimalnya partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Paguyuban Pemuda Literasi Global (PPLG) menjadi salah satu sarana pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, dengan program seperti budidaya maggot, pembuatan pupuk kompos, serta sistem tabungan emas berbasis sampah. Meskipun terdapat keberhasilan, masih ditemukan kendala seperti rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan keterbatasan dana serta sarana prasarana. Oleh karena itu, strategi penguatan tata kelola sampah meliputi peningkatan sosialisasi, pelatihan intensif, dukungan kebijakan pemerintah, dan perluasan kemitraan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan nonformal dalam konteks pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.</p>Nurma Yunita SariMochamad Ganiadi
Copyright (c) 2026 Nurma Yunita Sari, Mochamad Ganiadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30384710.37411/jjce.v7i1.3990 Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Guna Mendorong Ekonomi Kelurga Dengan Berwirausaha
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4005
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan ibu rumah tangga melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya mendorong ekonomi keluarga melalui kewirausahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu rumah tangga penerima bantuan UP2K, dengan sampel sebanyak lima orang anggota dan satu orang pengurus UP2K. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan peningkatan kemandirian. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha dan mendorong partisipasi aktif perempuan dalam kegiatan ekonomi desa. Penerima bantuan mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Dengan demikian, UP2K berperan signifikan dalam mengatasi kemiskinan dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis perempuan.</p>Ida FebrianiSholih Sholih
Copyright (c) 2026 Ida Febriani, Sholih Sholih
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30485510.37411/jjce.v7i1.4005Komunikasi Sebagai Modal Sosial Para Petani Dalam Meningkatkan Kerjasama dan Ikatan Sosial
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4051
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses komunikasi di Kelompok Wanita Tani Dukuh Desa Pancalaksana Kota Serang (2) Kerjasama yang terbentuk melalui komunikasi di Kelompok Wanita Tani Dukuh Desa Pancalaksana Kota Serang (3) Ikatan sosial yang tercipta dari komunikasi di Kelompok Wanita Tani Dukuh Desa Pancalaksana Kota Serang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif karena diharapkan mampu mengidentifikasi dan memberikan gambaran secara menyeluruh sehingga mendapat pemahaman yang mendalam mengenai fenomena yang sedang diteliti. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 1 ketua dan 8 anggota kelompok wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses komunikasi terdiri dari enam tahap yaitu pengirim mempunyai ide atau gagasan, pengirim mengubah ide menjadi suatu pesan, pengirim menyampaikan pesan, penerima menerima pesan, penerima menafsirkan pesan, dan penerima memberi umpan balik atau tanggapan kepada pengirim (2) kerjasama yang terbentuk melalui komunikasi terdiri dari empat indikator yaitu fokus pada tujuan tim, saling memberi motivasi dalam menyelesaikan tugas, menjalin kerjasama sesama anggota tim, dan koordinasi dalam proses menyelesaikan tugas (3) Ikatan sosial yang tercipta dari komunikasi terdiri dari tiga indikator yaitu pemberian perhatian, pemeliharaan hubungan, dan interaksi antar pribadi.</p>Putri Andaya Kiasi WaliyahSyadeli HanafiHerlina Siregar
Copyright (c) 2026 Putri Andaya Kiasi Waliyah, Syadeli Hanafi, Herlina Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30567210.37411/jjce.v7i1.4051Strategi Penguatan Kelompok Mutiara Tani Hortikultura Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4027
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pnguatan Kelompok Mutiara Tani hortikultura dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Desa Cimenteng Jaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap ketua dan anggota Kelompok Mutiara Tani. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi penguatan kelompok mutiara tani mencakup penguatan struktur kelompok, peningkatan kemampuan anggota dalam pengembangan usaha tani, dan peningkatan kemampuan kelompok dalam menjalankan fungsinya. Strategi penguatan kelompok tani yang te<sub>$</sub>lah dilakukan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya pendapatan keluarga, pengeluaran rumah tangga, keadaan tempat tinggal, kesehatan anggota keluarga dan kemudahan dalam menyekolahkan anak.</p>Riski AnzelikaSyadeli HanafiHerlina Siregar
Copyright (c) 2026 Riski Anzelika, Syadeli Hanafi, Herlina Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30738410.37411/jjce.v7i1.4027Dampak Program CSR KT&G SangSangUniv terhadap Pengembangan Soft Skill Generasi Z dalam Konteks Pendidikan Nonformal
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4039
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) KT&G SangSangUniv terhadap pengembangan soft skill Generasi Z di DKI Jakarta dalam konteks pendidikan nonformal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian mahasiswa yang menjadi mentor dalam program SangSang Mentor batch 2 tahun 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumentasi laporan kegiatan. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak nyata dalam peningkatan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepercayaan diri, manajemen waktu, dan empati para mentor. Melalui pengalaman langsung dalam kegiatan mentoring, peserta mengalami penguatan keterampilan interpersonal dan intrapersonal yang penting untuk kesiapan menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal berbasis CSR dapat menjadi alternatif strategis dalam pengembangan soft skill generasi muda.</p>Erlinda ErlindaSholih SholihIla Rosmilawati Rosmilawati
Copyright (c) 2026 Erlinda Erlinda, Sholih Sholih, Ila Rosmilawati Rosmilawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-308510310.37411/jjce.v7i1.4039Peran Tutor Peran Tutor Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Pendekatan Pedagogik
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4073
<p>Penelitian ini mengkaji peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di PKBM Al-Kahfi melalui tiga tahap pembelajaran: pendahuluan, inti, dan penutup. Pada tahap pendahuluan, tutor mempersiapkan pembelajaran dengan menciptakan suasana kondusif, menyampaikan tujuan, dan memberikan motivasi awal. Tahap inti melibatkan penyampaian materi menggunakan metode bervariasi (ceramah, diskusi, tanya jawab) serta interaksi aktif untuk menjaga keterlibatan siswa. Sementara itu, tahap penutup mencakup rangkuman materi, refleksi, dan evaluasi untuk memperkuat pemahaman. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, menunjukkan bahwa tutor berperan penting dalam membangun motivasi belajar melalui pendekatan yang fleksibel, media pembelajaran inovatif, dan interaksi edukatif yang berkualitas. Hasil penelitian mengungkap bahwa aktivitas tutor, mulai dari persiapan administrasi hingga evaluasi, secara signifikan memengaruhi antusiasme dan pemahaman peserta didik. Dengan demikian, peran tutor yang efektif dalam ketiga tahap pembelajaran mampu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan memotivasi siswa untuk mencapai hasil belajar optimal.</p>Juwita Puspita SariNuzma Kamila FitriLatifa Nur
Copyright (c) 2026 Juwita Puspita Sari, Nuzma Kamila Fitri, Latifa Nur
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-3010411110.37411/jjce.v7i1.4073Interaksi Sosial Setelah Mengenal Tiktok Pada Remaja Madya
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4074
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai interkasi sosial remaja setelah mengenal tiktok di kampung kemayungan desa sukajaya kecamatan pontang kabupaten serang, yang meliputi gaya komunikasi, perubahan bahasa, perubahan pola interaksi, perubahan penampilan, perubahan pola kebiasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memberikan pengaruh besar terhadap perubahan gaya komunikasi remaja, yang kini lebih ekspresif dan berbasis visual melalui video pendek. Dalam aspek bahasa, muncul ragam bahasa baru yang bersifat kreatif namun berisiko menurunkan kualitas bahasa formal. Interaksi sosial remaja juga mengalami pergeseran, dari yang sebelumnya lebih banyak dilakukan secara langsung menjadi lebih dominan secara daring. Selain itu, TikTok turut memengaruhi cara berpakaian dan penampilan remaja yang cenderung mengikuti tren viral. Dari sisi kebiasaan, terjadi penurunan aktivitas fisik serta peningkatan durasi penggunaan gadget, meskipun di sisi lain mendorong peningkatan kreativitas. Dapat disimpulkan bahwa TikTok tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga membentuk pola perilaku sosial remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dari orang tua, guru, dan masyarakat untuk mengarahkan penggunaan TikTok secara bijak dan positif.</p>Ananda PaleviDadan Darmawan Herlina Siregar
Copyright (c) 2026 Ananda Palevi, Dadan Darmawan , Herlina Siregar
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-3011212510.37411/jjce.v7i1.4074Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Masyarakat Melalui Inovasi Pengelolaan Sampah Bebasis Bank Sampah
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4428
<p>Penelitian ini menganalisis peran Bank Sampah Unit (BSU) Sekar Indah II sebagai inovasi sosial berbasis komunitas dalam mengatasi masalah sampah dan meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Masalah utama berupa peningkatan volume sampah dan kebiasaan membuang sampah sembarangan di Perumahan Sekar Indah II ditanggapi dengan pendirian BSU pada tahun 2012. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSU Sekar Indah II berhasil menciptakan nilai ekonomi dari limbah melalui inovasi unik, seperti program Tabungan Sampah untuk Bayar Pajak dan Tabungan Emas di Pegadaian. Secara ekonomi, tabungan sampah berfungsi sebagai instrumen penambah pendapatan atau penghematan yang signifikan bagi nasabah, memberikan fleksibilitas penarikan dalam bentuk kebutuhan pokok. Secara sosial, dampak nyata terlihat dari berkurangnya volume sampah yang dibuang ke TPS dan hilangnya pemulung di area perumahan. Keberhasilan model ini sangat ditentukan oleh Partisipasi Masyarakat di setiap tahapan program, meskipun menghadapi tantangan seperti faktor kemalasan dan rasa kasihan warga terhadap petugas kebersihan. Disimpulkan bahwa BSU Sekar Indah II menjadi model percontohan yang berhasil mencapai status Mandiri dan berkelanjutan, membuktikan potensi pengelolaan sampah berbasis komunitas sebagai katalis perubahan sosial dan ekonomi.</p>Marsela Diah Nur AfifahDaryono DaryonoSuchaina Suchaina
Copyright (c) 2026 Marsela Diah Nur Afifah, Daryono Daryono, Suchaina Suchaina
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-162026-06-1612614110.37411/jjce.v7i1.4428Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis STEAM Terhadap Kreativitas Seni Siswa
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4646
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEAM terhadap kreativitas seni siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Wonosari, Kabupaten Boalemo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PjBL berbasis STEAM dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kreativitas seni yang mengacu pada empat indikator kreativitas, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration, yang diberikan melalui pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test dengan bantuan SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas seni pada kedua kelas, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih signifikan. Hasil data posttest diperoleh rata-rata nilai kreativitas peserta didik kelas kontrol yakni 57,74 sedangkan kelas eksperimen mencapai 76,32. Selain itu, nilai signifikansi pada kelas eksperimen sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbasis STEAM berpengaruh signifikan terhadap kreativitas seni siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Wonosari.</p>Desy Desiana HarunI Wayan SudanaRisnawati Yusuf
Copyright (c) 2026 Desy Desiana Harun, I Wayan Sudana, Risnawati Yusuf
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-182026-06-1814215310.37411/jjce.v7i1.4646Analysis of Students’ Difficulties in Reading English Text for EFL Learners in Junior High School
https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jjce/article/view/4165
<p>This study aims to analyze the reading difficulties faced by EFL students at the junior high school level. Using a qualitative descriptive method with content analysis, data were gathered through interviews and classroom observations involving 20 eighth-grade students and one English teacher at SMPN 3 Bantarujeg. The findings show that students experience difficulties in vocabulary mastery, sentence structure comprehension, identifying main ideas, making inferences, and applying reading strategies. In addition, teacher-centered approaches and lack of support from the learning environment contribute to these issues. The study recommends the implementation of strategy-based instruction and supportive classroom practices to improve students’ reading comprehension.</p>Widy Silva JuliantiMasrupi MasrupiYusti Fargianti
Copyright (c) 2026 Widy Silva Julianti, Masrupi Masrupi, Yusti Fargianti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-182026-06-1815415910.37411/jjce.v7i1.4165