Peningkatan Kepercayaan Diri Melalui Tarian Kabela
Abstract
Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman dua alumni Sanggar Ma’arif NU Toruakat dalam mengembangkan kepercayaan diri melalui Tarian Kabela, tari tradisional Bolaang Mongondow. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi foto dan video, kemudian dianalisis berdasarkan alur cerita, tema utama, konteks, dan perubahan pengalaman partisipan. Kedua partisipan awalnya mengalami kegugupan saat tampil di depan umum. Latihan rutin, pementasan, dukungan sosial sanggar, dan pemaknaan nilai budaya mereka kaitkan dengan tumbuhnya keberanian, ekspresi diri, keyakinan terhadap kemampuan pribadi, dan kebanggaan terhadap identitas Bolaang Mongondow. Karena melibatkan dua partisipan, hasil penelitian memberikan pemahaman kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk membuktikan efektivitas tari secara umum.
Abstract
This study explores how two alumni of Sanggar Ma’arif NU Toruakat experienced the development of self-confidence through the Kabela Dance, a traditional dance from Bolaang Mongondow. Using a qualitative narrative design, data were collected through semi-structured interviews, observation, and photo and video documentation. The data were analyzed by tracing participants’ stories, key themes, contexts, and perceived changes over time. Both participants described initial nervousness when performing in public. They associated regular practice, performances, social support in the dance studio, and engagement with Kabela’s cultural values with greater courage, self-expression, confidence in their abilities, and pride in their cultural identity. With only two participants, the findings offer contextual insight rather than generalizable evidence of the dance’s effectiveness.
References
Abubakar, R. (2018). Pengaruh layanan konseling kelompok behavioral terhadap percaya diri siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Gorontalo [Skripsi sarjana, Universitas Negeri Gorontalo]. UNG Repository. https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/111414011/pengaruh-layanan-konseling-kelompok-behavioral-terhadap-percaya-diri-siswa-kelas-vii-di-smp-negeri-3-gorontalo.html
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Creswell, J. W. (2015). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Pearson.
Gori, Y., Fau, S., & Laia, B. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Toma tahun pelajaran 2022/2023. FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 2(1), 123–133. https://doi.org/10.57094/faguru.v2i1.652
Hilipito, M. A. K., Sugiarso, B. A., & Mamahit, D. J. (2019). Tarian Adat Kabela Daerah Bolaang Mongondow Dalam Kartu Augmented Reality. Jurnal Teknik Informatika, 14(1), 35–42.
Isabela, Surur, M., & Puspitasari, Y. (2021). Penerapan Model PBL ( Problem Based Learning ) untuk Meningkatkan Kemampuan Percaya Diri Siswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 2729–2739.
Mega, E. (2024). Memperkuat kepercayaan diri: Motivasi meningkatkan rasa percaya diri. Penerbit Andi.
Nurfitri, A., Khuzaimah, U., & Saragih, E. F. (2025). Konsep Diri dan Kepercayaan Diri Remaja Sanggar Tari Lembaga Kesenian Bunga Tanjung. An–Nafs: Jurnal Fakultas Psikologi, 19(1), 10–17.
Pritama, D. (2015). Studi tentang upaya guru dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SD Negeri 1 Pengasih. Basic Education, 4(12). https://journal.student.uny.ac.id/pgsd/article/view/1136
Rahim, M., Wantu, T., & Smith, M. Bin. (2024). Tari dan Lagu Tradisional Daerah Gorontalo sebagai Teknik Bimbingan dan Konseling. Jambura Guidance and Counseling Journal, 5(Mei), 51–57.
Rifai, M. E. (2018). Pentingnya kepercayaan diri dan dukungan keluarga dalam kecemasan matematika. Sindunata.
Saputra, W. N. E., & Prasetiawan, H. (2018). Meningkatkan percaya diri siswa melalui teknik cognitive defusion. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 3(1), 14–21. https://doi.org/10.17977/um001v3i12018p014
Sestiani, R. A., & Muhid, A. (2021). Pentingnya Dukungan Sosial Terhadap Kepercayaan Diri Penyintas Bullying : Literature Review. Jurnal Tematik, 3(2), 245–251.
Sitharesmi, R. D., & Manay, H. (2023). Kabela as Local Content Enrichment for a Non Traditional Choreography at Gorontalo. In Proceedings of the Unima International Conference on Social Sciences and Humanities (UNICSSH 2022) (Vol. 1). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-35-0_65
Smith, D. E. K. (2025). Resetting a heartbeat: Cultural transmission and holistic learning through Alaska Native dance. Anthropology & Education Quarterly, 56(1). https://doi.org/10.1111/aeq.12528
Soreh, F., Mambu, M., Ginting, C., Sahabat, E., Pontoh, I., Dongkilat, M., Kasenda, R. Y., & Wantah, M. E. (2023). Penerapan pendekatan REBT (rational emotif behavior therapy) dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa di SMK Negeri 1 Tomohon melalui konseling individu. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 9(3), 1540–1544. https://doi.org/10.58258/jime.v9i3.5186
Sugito, R. W., Wantu, T., & Kau, M. A. (2023). Pengaruh bimbingan kelompok teknik tugas terhadap percaya diri mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022. Student Journal of Guidance and Counseling, 3(1), 59–65. https://doi.org/10.37411/sjgc.v3i1.1863
Wahyuni, N. (2020). Penerapan teknik self-talk untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMP Negeri 18 Makassar [Skripsi sarjana, Universitas Negeri Makassar]. Universitas Negeri Makassar Repository. https://eprints.unm.ac.id/25218/1/NUR%20WAHYUNI-%201644041019-%20PPB%20%28BK%29.pdf
Wijayanti, E. Y. (2021). Meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui layanan penguasaan konten dengan metode role playing. Al-Tarbiah: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal), 31(1), 40–56. https://doi.org/10.24235/ath.v31i1.8494
Wulandari, J., Pasaribu, S. A., Adelia, S., & Rizky, F. (2025). Meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan pagelaran seni tari di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Bukit Lawang. Khidmat: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1), 38–42. https://doi.org/10.65311/j.khidmat.v3i1.1415
