Model Panduan Self-defense Generasi Stawberry (Penelitian Di SMA Negeri 1 Tilango)

  • Wahyuni citra tine citra Universitas Negeri Gorontalo
  • Ryan Hidayat Rafiola Universitas Negeri Gorontalo
  • Aisyah Ummu Hamidah Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Self-defense, Generasi Strawberry, Panduan

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan buku panduan untuk membantu siswa generasi strawberry dalam meningkatkan kemampuan self-defense (self-defense skills) terhadap tekanan emosional, sosial, dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan tersebut. Penelitian menggunakan metode pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu Define, Design, dan Develop. Data dikumpulkan melalui validasi ahli media, bahasa, dan bimbingan konseling, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan berada pada kategori sangat baik dengan persentase kelayakan 86,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa buku panduan layak digunakan sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling untuk membantu siswa membangun ketahanan psikologis dan menghadapi tantangan secara mandiri.

References

Alberti, R., & Emmons, M. (2017). Your perfect right. Impact Publishers.

Andini, R. (2020). Efektivitas media buku panduan dalam pembelajaran keterampilan sosial siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(1), 78–92.

Fitriani, L. (2021). Efektivitas bimbingan konseling dalam meningkatkan resiliensi siswa. Jurnal BK Indonesia, 15(3), 112–125.

Gay, L. R. (1991). Educational evaluation and measurement: Competencies for analysis and application (2nd ed.). Macmillan Publishing Company.

Hariyanto, D. (2021). Generasi strawberry: Antara keunikan dan kerapuhan mental. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 45–60.

Kasali, R. (2017). Strawberry generation: Anak-anak kita berhak keluar dari perangkap yang bisa membuat mereka rapuh. Mizan.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer.

Lestari, D. (2021). Pengaruh media visual dalam layanan bimbingan. Jurnal Pendidikan.

Masten, A. S. (2014). Ordinary magic: Resilience in development. Guilford Press.

Prasetyo, A. (2020). Efektivitas panduan latihan mandiri pada siswa. Jurnal BK.

Putri, D., & Nurhayati. (2020). Asertivitas siswa dalam komunikasi interpersonal. Jurnal Psikologi.

Rahmawati, S. (2022). Evaluasi diri dalam layanan bimbingan. Jurnal Konseling.

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (Edisi Bahasa Indonesia). Erlangga.

Saputra, A., & Dewi, R. (2022). Peran lingkungan sosial dalam pengembangan ketahanan mental remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan, 15(3), 45–62.

Saputra, E. (2021). Media bimbingan konseling digital untuk Generasi Z. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(3), 210–225.

Sari, M. (2021). Asertivitas remaja dalam lingkungan sekolah. Jurnal Psikologi.

Siregar, I. K., Sari, P., Pautina, M. R., & Rafiola, R. H. (2022). The pressure of academic stress and self-efficacy among student. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(4), 394–398. https://doi.org/10.29210/156700

Sugiyono. (1999). Metode penelitian bisnis. Alfabeta.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Leadership Training Institute/Special Education, University of Minnesota.

Wulandari, R. (2022). Coping stress pada remaja. Jurnal Psikologi.

Published
2026-10-31