https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/issue/feed Student Journal of Guidance and Counseling 2025-12-27T02:07:58+00:00 Mohamad Rizal Pautina isal.pautina@ung.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Student Journal of Guidance and Counseling (SJGC) </strong>adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh JurusanBimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarkan teori-teori baru dan menerima naskah penelitian ilmiah yang relevan dengan bidang: Konseling Profesional, Konseling Sekolah, Konseling Psikologi, Konseling Karir, Konseling Internasional dan Masalah Multikultural, Konseling Supervisi, Konseling Pernikahan dan Konseling Keluarga, Kesehatan Mental, Pengembangan Teori, dan Tinjauan Integratif dari Konseling dan Bidang Terkait. Jurnal ini diterbitkan dua kali edisi dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Kami menerima artikel dalam bahasa Inggris dan Indonesia.</p> <p><strong>Student Journal of Guidance and Counseling (SJGC)</strong> is a scientific journal published by the Department of Counseling Guidance at the Faculty of Education, Gorontalo State University. <span class="" title="">The publication of this journal aims to disseminate new theories and accepts manuscripts in the field of research includes scientific fields relevant to: Professional Counseling, School Counseling, Psychology Counseling, Career Counseling, International Counseling and Multicultural Issues, Counseling Supervision, Marriage and Family Counseling, Mental Health, Theory Development, and Integrative Reviews from Counseling and Related Fields.</span> Journal that published edition <span title="">twice a year in April and October. </span><span class="" title="">We accept articles in English and Indonesian.</span></p> <p><span class="" title=""><strong>E-ISSN : 2828-9129&nbsp; &nbsp; &nbsp;DOI Prefix: 10.37411</strong></span></p> https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2675 Pengembangan Buku Saku Perilaku Empati sebagai Media Bimbingan dan Konseling Pribadi bagi Siswa 2025-11-24T06:02:05+00:00 Gebi Natasya Labindjang gbynatasya97@gmail.com Maryam Rahim salimkorompot@ung.ac.id Salim Korompot salimkorompot@ung.ac.id <p>Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah apakah buku saku tentang perilaku Empati dapat digunakan sebagai media Bimbingan dan Konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo? Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu mengembangkan dan menghasilkan produk buku saku tentang pentingnya empati sebagai media dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau <em>Research and Development </em>(R&amp;D) model Sugiyono yang terdiri dari 10 tahapan, tetapi pengembangan ini hanya sampai pada tahap 6 untuk uji coba produk buku saku sebagai media bimbingan dan konseling, karena pada tahapan tersebut sudah melakukan uji kelayakan produk. Adapun langkah-langkah penelitian yang dilakukan sebagai berikut: (a) Potensi dan masalah; (b) Pengumpulan data (c) Desain produk; (d) Validasi desain; (e) uji coba produk. Berdasarkan hasil penilaian ahli desain diperoleh skor rata-rata 4 yang termasuk dalam kategori layak, ahli bahasa indonesia diperoleh skor rata-rata 4,7 termasuk dalam kategori sangat layak, ahli bimbingan dan konseling diperoleh skor rata-rata 4 termasuk dalam kategori layak. Hasil uji coba produk skala kecil pada 5 orang siswa diperoleh skor rata-rata 4,8 termasuk dalam kategori sangat layak dan hasil penilaian guru bimbingan dan konseling diperoleh skor rata-rata 4,2 termasuk dalam kategori sangat layak. Dapat disimpulkan bahwa buku saku pentingnya berempati telah masuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media bimbingan dan konseling pribadi pada siswa di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo.</p> 2025-11-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/3144 Bimbingan Klasikal Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Perundungan pada Siswa 2025-11-24T07:51:34+00:00 Adeswita Mooduto adeswitamooduto@gmail.com Meiske Puluhulawa meiske@ung.ac.id Mohamad Awal Lakadjo mohamadwawallakadjo@ung.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal berbasis pembelajaran sosial emosional (PSE) &nbsp;untuk meningkatkan pemahaman bahaya tentang perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode <em>pra-eksperimen </em>dengan <em>one-group pre-test </em>dan <em>post-test design. </em>Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih dengan teknik <em>total sampling.</em> Instrument yang digunakan adalah skala bullying yang berjumlah 19 item yang sudah valid dan reliabel. Angket yang disebarkan sebanyak yakni sebelum pemberian <em>treatment</em> dan sesudah pemberian <em>treatment</em>. Hasil penelitian diperoleh Dari hasil analisis pada tes awal<em> pre-test </em>maka diperoleh skor tertinggi 95 dan skor terendah 42. Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 63,40 sedangkan Dari hasil analisis pada akhir<em> post-</em>test maka diperoleh skor tertinggi 110 dan skor terendah 66 Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 79.97. Artinya bahwa hipotesis terdapat pengaruh bimbingan klasikal berbasis PSE untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya perundungan Di SMK Negeri 3 Gorontalo dapat diterima.</p> <p>This research aims to determine the effect of classical guidance based on social emotional learning (PSE) to increase understanding of the dangers of bullying. This research uses a quantitative approach, pre-experimental method with one-group pre-test and post-test design. The research subjects were 30 students selected using total sampling technique. The instrument used is a bullying scale consisting of 19 items which are valid and reliable. There were as many questionnaires distributed as before giving treatment and after giving treatment. The research results were obtained from the results of the analysis at the initial pre-test, the highest score was 95 and the lowest score was 42. Meanwhile the average score (X) was 63.40, while from the results of the analysis at the end of the post-test the highest score was 110 and the score the lowest was 66, while the average score (X) was 79.97. This means that the hypothesis that there is an influence of PSE-based classical guidance to increase understanding of the dangers of bullying at SMK Negeri 3 Gorontalo can be accepted.</p> 2025-11-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2151 Konseling Kelompok dan Pengaruhnya Terhadap Attachmen Siswa 2025-11-24T08:07:27+00:00 Rizky Pratama S. Olii rizkypratamasolii@gmail.com Mohamad Rizal Pautina rizalpautina@gmail.com Ilham Khairi Siregar iks@ung.ac.id Amalia Rizki Pautina amaliapautina@gmail.com <p>Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimenyang menggunakan desain dengan model penelitian “<em>True experimental group design”. </em>Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel X (konseling kelompok) dan variabel Y(<em>attacment</em>). Anggota populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMK Negeri 2Kota Gorontalo.Dengan anggota sampel 16 orang (menggunakan <em>purposive sampling </em>atau pengambilan sampel yang didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan tertentu dari peneliti). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah <em>test </em>(angket) yang digunakan untuk <em>Pre-Test </em>dan <em>Post-Test</em>. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh harga t<em><sub>hitung</sub></em> sebesar 28,75 sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% diperoleh t<sub>0,975 </sub>(14)=2,145. Ternyata harga t-hitung (28,75) &gt;t-daftar&nbsp;(2,145)<sub>&nbsp;</sub>atau t<sub>hitung</sub> berada diluar daerah penerimaan H<sub>0</sub>,sehingga dapat disimpulkan bahwa H<sub>0</sub> ditolak dan menerima H<sub>1. </sub>Dengan demikian dapat disimpulkan: terdapat pengaruh konseling kelompok terhadap perilaku <em>attacment</em> siswa kelas X di SMK Negeri 2 Kota Gorontalo. Disarankan guru bimbingan konseling menerapkan konseling kelompok dengan pendekatan behavioral dalam menangani masalah yang terkait dengan perilaku <em>attacment</em>.</p> 2025-11-24T08:07:26+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2466 Deskripsi Komunikasi Interpersonal Siswa 2025-11-24T08:32:54+00:00 Fitriani Bacolangi fbacolangi@gmail.com Irpan A. Kasan Ipankasan@gmail.com Jumadi Mori Salam Tuasikal jumadi@ung.ac.id <p>Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMK Negeri 1 Suwawa. &nbsp;Penelitian ini bertujuan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMK Negeri 1 Suwawa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa X SMK Negeri 1 Suwawa dengan jumlah 160 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik <em>Random</em> <em>Sampling </em>berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari komunikasi interpersonal diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Indikator keterbukaan (<em>Openness</em>) memperoleh nilai persentase &nbsp;54,7% dengan kategori rendah, (2) Indikator empati memperoleh nilai persentase &nbsp;59,6% dengan kategori sedang, (3) Indikator sikap&nbsp;mendukung (<em>supportiveness</em>) memperoleh nilai persentase sebesar 61% dengan&nbsp; kategori sedang, (4) Indikator sikap positif (<em>positiveness</em>) memperoleh nilai persentase sebesar 83,9% dengan kategori tinggi, dan (5) Indikator kesetaraan (<em>equality</em>) memperoleh nilai persentase sebesar 74,3% dengan kategori tinggi. Secara keseluruhan komunikasi interpersonal siswa kelas X SMK Negeri 1 Suwawa memiliki nilai persentase 66,7% dengan kategori sedang..</p> 2025-11-24T08:32:54+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2163 Pengaruh Konseling Kelompok untuk Mengurangi Perilaku Agrasif pada Siswa 2025-11-24T08:48:15+00:00 Wulandari Mooduto wulandarimooduto1002@gmail.com Idriani Idris idrianiidris@gamil.com Permata Sari permatasari@gmail.com <p>Permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah Pengaruh konseling kelompok untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tilamuta dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan <em>One grup pre-test dan post-test design</em>.Sampel dalam penelitian berjumlah 8 orang ditetapkan berdasarkan teori bimbingan dan konseling secara <em>purposive sampling.</em>Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket sebagai teknik utama dan analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dan&nbsp; uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data pengujian hipotesis dan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh harga <sup>t</sup>hitung sebesar 4,146 sudah berada di dalam daerah penerimaan H<sub>0</sub> sedangkan taraf distribusi t pada taraf nyata 5% diperoleh t<sub>0,95</sub> (7) = 1,90&nbsp; sehingga dapat disimpulkan bahwa H<sub>0</sub> ditolak dan menerima H<sub>1.</sub> Artinya, jika menerima H<sub>0 </sub>maka tidak terdapat pengaruh konseling kelompok terhadap perilaku agresif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tilamuta, akan tetapi berdasarkan hasil analisis dan hipotesis telah menolak H<sub>0 </sub>dan menerima H<sub>1</sub>. Sehingga hipotesis yang menyimpulkan terdapat pengaruh konseling kelompok <em>&nbsp;</em>untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa kelas VIII Smp Negeri 4 Tilamuta dapat diterima.</p> 2025-11-24T08:46:57+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2932 Analisis Faktor Mempengaruhi motivasi lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi 2025-11-25T07:42:20+00:00 Usman Djauhari usmandjauhari235@gmail.com Tuti Wantu tutiwantu@ung.ac.id Moh. Rizki Djibran rizkidjibran@ung.ac.id <p>Fokus penelitian ini yaitu (1) Apakah faktor mempengaruhi motivasi pria lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi? (2) Apakah faktor mempengaruhi motivasi wanita lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Pada wanita ?. Tujuan dari penelitian ini (1) mengetahui faktor mempengaruhi motivasi pria lulusan SMK untuk melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi. (2) mengetahui Faktor mempengaruhi motivasi wanita lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya untuk melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case Study). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen.</p> <p>Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor mempengaruhi motivasi pria lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi yaitu;(1) Kurangnya minat, (2) Kurangnya motivasi dari keluarga, (3) Ekonomi keluarga, (4) Keinginan untuk bekerja, (5) Minimnya Lulusan yang melanjutkan Studi. faktor mempengaruhi motivasi wanita lulusan SMK Negeri 1 Bone Raya melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi yaitu; (1). Kurangnya minat, (2)&nbsp;Keinginan untuk bekerja, (3)&nbsp;Persepsi terhadap Lulusan, (4) Minimnya Lulusan yang melanjutkan Studi.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-11-25T07:42:19+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2585 Hubungan Antara Penyesuaian Diri dengan Kepribadian Introvert 2025-11-25T07:50:51+00:00 Iis Ome iome51875@gmail.com Sukma Nurilawati Botutihe sukmabotutihe@gmail.com Murhima A. Kau murhimaakau@gmail.com Irvan Usman irvanusman@ung.ac.id <p>Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Kepribadian Introvert (Penelitian Pada Mahasiswa Angkatan 2022 Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo). Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2022 dengan jumlah 146 sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik <em>random sampling</em> 30% berjumlah 45 mahasiswa. Uji normalitas data dengan SPSS 21, analisis data menggunakan analisis korelasi, regresi sederhana dan koefesien korelasi menggunakan statistika. Berdasarkan analisis statistika korelasional diperoleh nilai r<sub>xy</sub> = -0,35 dan r<sup>2</sup><sub>xy</sub> = 0,1218. Pengujian signifikasn diperoleh t<sub>hitung</sub> sebesar 7,92, sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5 %&nbsp; diperoleh t<sub>tabel</sub> 1,658 maka dapat dinyatakan bahwa t<sub>hitung </sub>lebih besar dari t<sub>tabel </sub>atau signifikan. Ternyata harga t<sub>hitung</sub> lebih besar dari t<sub>tabel </sub>atau harga t<sub>hitung</sub> berada di luar daerah penerimaan H<sub>0</sub>. Artinya bahwa koefesien korelasi sangat berarti. Dengan demikian dapat disimpulkan H<sub>1</sub> yang berbunyi “terdapat hubungan penyesuaian diri&nbsp; (Y) dengan kepribadian introvert Mahasiswa (X) angkatan 2022 di jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo” dapat diterima.</p> 2025-11-25T07:50:51+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/2677 Deskripsi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematangan Emosi pada Siswa 2025-11-25T08:51:19+00:00 Siti Fahriana Muti Sitifahrianamuti300@gmail.com Ryan Hidayat Rafiola ryanhr@ung.ac.id Nicki Yutapratama nicki@ung.ac.id Aisya Ummu Hamidah aisyahuh@ung.ac.id <p>Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “apakah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi di SMA Negeri 1 Kabila?” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi pada siswa di SMA Negeri 1 Kabila. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, XII SMA Negeri 1 Kabila yang berjumlah 600 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik <em>random sampling </em>berjumlah 60 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi siswa di SMA Negeri 1 Kabila adalah: (1) faktor perubahan jasmani dengan hasil persentase 68,05% dinyatakan dalam kategori sedang, (2) Faktor perubahan interaksi dengan orang tua dengan hasil persentase 70,4%&nbsp; dinyatakan dalam kategori sedang, (3) Faktor perubahan interaksi dengan teman sebaya dengan hasil persentase 56,8% dinyatakan dalam kategori sedang, (4) Faktor perubahan pandangan luar dengan hasil persentase 56,8% dinyatakan dalam kategori sedang. Jadi dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi siswa memperoleh hasil persentase 62,10% dalam kategori sedang.</p> 2025-11-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/3108 True or False Game untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta didik Tentang Perilaku Pelecehan Seksual 2025-12-02T08:55:51+00:00 Chindy Pratiwi chindypratiwi402@gmail.com Wenny Hulukati wennyhulukati@gmail.com Nurul Maulida Alwi nurulmaulida@ung.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal menggunakan True or False game dalam meningkatkan pemahaman peserta didik tentang pelecehan seksual. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan model pre-post eksperimental dan desain one group pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gorontalo sebanyak 23 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket tentang pelecehan seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai pelecehan seksual setelah diberikan layanan bimbingan klasikal. Rata-rata skor pre-test adalah 48,17 dan meningkat menjadi 58,52 pada post-test. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai probabilitas Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,00, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Dengan demikian, penggunaan True or False game dalam layanan bimbingan klasikal terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pelecehan seksual. Temuan ini mendukung penggunaan media permainan sebagai metode yang kreatif dan interaktif dalam pendidikan bimbingan dan konseling</p> 2025-12-02T08:55:51+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/sjgc/article/view/4585 Evaluasi Layanan Bimbingan dan Konseling Berbasis Website: Pengaruh Terhadap Aksesibilitas dan Kualitas Layanan 2025-12-27T02:07:58+00:00 Mohamad Rizal Pautina isal.pautina@ung.ac.id Mohamad Awal Lakadjo awal@gmail.com Ilham Khairi Siregar ilhamksa@gmail.com Arif Dwinanto arif123456@ung.ac.id <p>Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) berbasis website semakin banyak diterapkan sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas layanan psikologis di lingkungan pendidikan. Meskipun demikian, penerapan sistem digital dalam BK masih membutuhkan evaluasi yang komprehensif untuk menilai efektivitas, kualitas, dan dampaknya terhadap pengalaman pengguna. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan BK berbasis website dengan fokus pada kemudahan akses, kualitas sistem, dan pengalaman pengguna. Melalui pendekatan deskriptif-analitik, penelitian ini menganalisis data kuesioner yang diperoleh dari 200 pengguna layanan BK berbasis website. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meskipun layanan berbasis website meningkatkan aksesibilitas, tantangan terbesar terletak pada kualitas interaksi antara konseli dan konselor serta keandalan sistem. Oleh karena itu, rekomendasi untuk perbaikan sistem dan pelatihan konselor dalam interaksi digital sangat diperlukan.</p> 2025-12-27T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Student Journal of Guidance and Counseling