Efektivitas Gerakan Literacy Lodge Dalam Meningkatkan Budaya Membaca Siswa
Abstract
Kurangnya minat masyarakat dalam membaca baik pelajar, pekerja maupun bukan pekerja menunjukan bahwa budaya membaca di Indonesia masi sangat kurang. For International Student Assesment ( FISA) mengemukakan bahwa minat membaca di Indonesia menempati urutan ke-57dari 65 Negara yang menunjukan bahwa keterampilan dan minat membaca di Indonesia masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis efektivitas gerakan “Literacy Lodge” dalam meningkatkan budaya literasi membaca di kalangan masyarakat. Literacy Lodge adalah sebuah inisiatif komunitas yang dirancang untuk mempromosikan kebiasaan membaca melalui berbagai program dan kegiatan, seperti klub buku, lokakarya literasi, dan sesi membaca bersama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, angket, dan analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literacy Lodge berhasil meningkatkan minat membaca pada peserta, memperluas akses terhadap bahan bacaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas literasi. Kegiatan yang terstruktur dan interaktif di Literacy Lodge membangun komunitas pembaca yang aktif dan bersemangat, yang secara signifikan berdampak positif terhadap kebiasaan membaca individu dan kelompok. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan dana dan sumber daya, serta kebutuhan untuk memperluas jangkauan program agar lebih inklusif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan gerakan literasi serupa di berbagai daerah dan mendukung upaya peningkatan budaya literasi secara umum.


