Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa pada Materi Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah Melalui Pembelajaran Berbasis Permainan Kuis Kahoot Kelas III A di SD Negeri 1 Limboto
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas IV di SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data kepala sekolah, guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi kegiatan serta produk proyek siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan penguatan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL dilakukan melalui enam tahapan, yaitu pemberian pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring proyek, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan model ini mendorong perubahan pola pembelajaran dari teacher-centered menjadi student-centered. Siswa tampak lebih aktif berdiskusi, berani menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, bertanggung jawab terhadap tugas, dan lebih percaya diri ketika mempresentasikan hasil proyek. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa dalam memahami instruksi proyek, ketimpangan partisipasi kelompok, serta keterbatasan media pendukung. Temuan ini menegaskan bahwa PjBL relevan digunakan dalam pembelajaran PKn sekolah dasar karena mampu menghubungkan nilai kewarganegaraan dengan pengalaman belajar konkret dan kontekstual.


