Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembuatan Karawo Dalam Aspek Aksiologi

  • Silfana Abdul Universitas Negeri Gorontalo
  • Hasim Hasim Universitas Negeri Gorontalo
  • Mohamad Zubaedi Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Pemberdayaan, Perempuan, Karawo

Abstract

 Pemberdayaan perempuan dilakukan  oleh pemerintah  memiliki tujuan sebagai solusi untuk menghadapi masalah yang ada pada perempuan yang mencakup pengetahuan, keterampilan serta pemanfaatan potensi yang dimiliki oleh perempuan di bidang keterampilan kerajinan karawo di Desa Hutabohu Kecamatan Limboto barat, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data dilapangan program pemberdayaan perempuan melalui pembuatan karawo Di Desa Hutabohu  dilakukan oleh pemerintah desa karena mempertimbangkan kondisi masyarakat seperti, keadaan pendidikan yang masih pada tataran pendidikan yang relatif rendah, dalam aspek ekonomi yang masih butuh pendampingan dari pemerintah, kurangnya pengetahuan masyarakat terkait dengan mengaktualisasikan potensi diri yang dimiliki,  dengan melihat potensi yang dimiliki oleh perempuan yang sudah sejak lama di bidang kerajinan tangan maka pemerintah desa mengambil langkah tegas agar potensi yang dimiliki oleh sekelompok ibu rumah tangga ini akan terarahkan dengan baik sehingga mempunyai dampak yang positif bagi kehidupan kelompok pengrajin karawo tersebut, Yang diharapkan oleh pemerintah desa terkait dengan adanya pelaksanaan program pemberdayaan adalah kelompok ibu-ibu pengrajin karawo akan memiliki modal usaha sendiri, agar bisa memproduksi kerajinan karawo dengan brand sendiri, dan harapan yang kedua pemerintah desa berharap dengan adanya program pemberdayaan ini  desa lebih dikenal sebagai desa penghasil karawo.

References

Alawiyah, L. (2020). Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Sentra Kriya di Rumah Pintar BSD (Bumi Serpong Damai). Journal Information, 1–32. Retrieved from http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/5372
Hutabohu, P. D. (n.d.). PROFIL DESA HUTABOHU.
Mackey, A., & Petrucka, P. (2021). Technology as the key to women ’ s empowerment : a scoping review. BMC Women’s Health, 4, 1–12.
https://doi.org/10.1186/s12905-021-01225-4
Saugi, W., & Sumarno, S. (2015). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan bahan pangan lokal. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 226. https://doi.org/10.21831/jppm.v2i2.6361
Sulistyowati, T. (2016). Model Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan Profesionalitas dan Daya Saing untuk Menghadapi Komersialisasi Dunia Kerja. Jurnal Perempuan Dan Anak, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.22219/jpa.v1i1.2748
Uswatun, H. (2020). AKSIOLOGI ILMU DALAM TRADISI ISLAM DAN BARAT.
Yani, A. (2017). Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Sektor Non Formal Pada Pembinaan Narapidana Perempuan Melalui Program Keterampilan Menjahit Di Lembaga Pemasyarakatan. Journal Of Nonformal Education And Community Empowerment, 3(September).
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan (Kuantitatif,Kualitatif, kombinasi, R&d dan Penelitian Pendidikan). Bandung. Alfabeta
Hubeis. S. Aida Vitalaya. 2010. Pemberdayaan Perempuan dari Masa Ke Masa. Bandung: Alfabeta.
Kamil, M. 2011. Pendidikan Nonformal. Bandung: Alfabeta
DJAFRI, N., & NAWAY, F. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Karawo Di Desa Bumela Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. MONSU’ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.32529/tano.v3i1.499
Published
2024-10-31
How to Cite
Abdul, S., Hasim, H., & Zubaedi, M. (2024). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembuatan Karawo Dalam Aspek Aksiologi. PEDAGOGIKA, 15(2), 57-66. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v15i2.3397