Strategi Kolaboratif Kepala Sekolah dalam Pengambilan Keputusan Berbasis Model EDS di Era Society
Abstract
Era Society 5.0 membawa tantangan baru bagi sekolah dalam mengelola data, berkolaborasi, dan mengambil keputusan berbasis bukti. Evaluasi Diri Sekolah (EDS) merupakan instrumen penting untuk membaca kondisi aktual sekolah, namun dalam praktiknya sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi kolaboratif kepala sekolah dalam pengambilan keputusan berbasis Model EDS pada konteks Society 5.0. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif, mengacu pada literatur terakreditasi, penelitian empiris terkini, dan dokumen kebijakan terkait penjaminan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kolaboratif berperan sebagai penghubung antara data EDS dan kebijakan operasional sekolah. Terdapat empat temuan utama: (1) pergeseran paradigma kepemimpinan menuju model partisipatif dan adaptif, (2) optimalisasi EDS sebagai dasar objektif untuk perencanaan sekolah, (3) penguatan mekanisme kolaborasi melalui forum formal dan platform digital, serta (4) pemanfaatan teknologi Society 5.0 untuk memperluas partisipasi pemangku kepentingan. Pembahasan menunjukkan bahwa kolaborasi yang terstruktur mampu menerjemahkan data EDS menjadi aksi kolektif yang memiliki legitimasi kuat, meningkatkan akuntabilitas, dan mendorong inovasi sekolah. Kajian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kolaboratif menjadi kebutuhan strategis bagi kepala sekolah dalam menciptakan pengambilan keputusan yang inklusif, adaptif, dan berbasis bukti
References
Aulia, Y., Marsidin, S., & Sulastri, S. (2023). Komunikasi dalam kepemimpinan transformasional. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 8(4).
Azzahro, H., Putri, I. F., Wulan, N. A. R., & Kusumaningrum, H. (2024). Kolaborasi Stakeholders dalam Meningkatkan Kualitas Manajemen Sekolah. 2(3), 358–371. https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.83
Ehren, M. (2016). Mechanisms and Contexts of Effective Inspections (pp. 111–139). Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-31003-9_6
Elmanisar, V., Hadiyanto, H., & Irsyad, I. (2024). The Interplay of Planning and Decision-Making in Organizational Management : A Literature Reviews. International Journal of Educational Dynamics, 7(1), 91–96.
Fadillah, S., Mukhlasin, A., Athirah, N., Jannah, M., & Arini, T. (2024). Peran Teknologi Dalam Optimalisasi Manajemen Organisasi Pendidikan. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 2(3), 93–105. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i3.3850
Firdaus, Z., Wijayanti, R., Khomsin, N., Hermawati, F., & Nyoman, N. A. (2025). Evaluasi Diri Sekolah sebagai Fondasi Perencanaan Strategik Pendidikan. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(8), 9811–9814. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.9053
Fullan, M. (2015). Why Helping Humanity Should Be Core to Learning. Nation Swell.
González, C., Torres, A., & del Rosario Leyva Castro, G. (2025). Uso de Google Workspace for Education para Fortalecer Proyectos Escolares en Primaria, en Tecate, Baja California, Ciclo Escolar 2024-2025. Ciencia y Reflexión, 4(2), 1527–1551. https://doi.org/10.70747/cr.v4i2.310
Guimarães, J. C., do Nascimento, I. J. B. M. F., Polak, A., Chagas, L. P., Silva, I. A. Da, de Paula, W. S., Souza, E. D., & de Santana, M. C. (2023). Análise de dados educacionais: como a tecnologia pode ser usada para obter insights sobre o desempenho dos alunos. Contemporânea, 3(8), 11056–11072. https://doi.org/10.56083/rcv3n8-061
Hendarman, H. (2014). PProblem On The Implementation Of School Self-Evaluation. Jurnal Teknodik, 18(April), 44–53.
Iskandar, I., Sobandi, A., & Santoso, B. (2024). Digital Leadership for Organizational Flexibility: Bibliometric Analysis to Identify Research Trends. The Eastasouth Management and Business, 2(03), 241–248. https://doi.org/10.58812/esmb.v2i03.252
Juhari, Tuha, P. T., Makrus, M., Afrizal, & Suhardi. (2024). Concept and Implementation: Managerial Effectiveness in the Era of Society 5.0. The International Journal of Science in Society. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i1.1022
Moleka, P. (2024). The Role of Leadership in Fostering Innovation: A Qualitative Study in Organizational Settings. 5(02), 48–53. https://doi.org/10.52919/arebus.v5i02.63
Muckenthaler, M., Tillmann, T., Weiß, S., & Kiel, E. (2020). Teacher collaboration as a core objective of school development. School Effectiveness and School Improvement, 31(3), 486–504. https://doi.org/10.1080/09243453.2020.1747501
Musianto, L. S. (2002). Perbedaan Pendekatan Kuantitatif Dengan Pendekatan Kualitatif Dalam Metode Penelitian. Jurnal Manajemen Dan Wirausaha, 4(2), 123–136. https://doi.org/10.9744/jmk.4.2.pp.123-136
Narciso, R., Fernandes, A. B., Caldonho, C. L. A., da Silva, D. P., BEZERRA, D. C., de Medeiros, G. A. C. M., de Souza Pinheiro, J. F., ALMEIDA, M. R. D. E., Oliveira, N. P., & Trentin, T. (2024). Educación basada en datos: uso del análisis de datos para mejorar la toma de decisiones en la educación básica. Revista Ibero-Americana de Humanidades, Ciências e Educação, 10(3), 210–225. https://doi.org/10.51891/rease.v10i3.13066
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Administrasi Dilengkapi dengan Metode R&D. Bandung: Alfabeta.
Westover, J. (2024). The Changing Role of Managers in the 21st Century Workplace. Human Capital Leadership., 16(1). https://doi.org/10.70175/hclreview.2020.16.1.5
Zefrizen, A., & Suwadi, S. (2023). Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah Sebagai Pemangku Kebijakan Di Era Society 5.0. Jurnal Basicedu, 7(6), 4253–4261.
Copyright (c) 2025 Dinda Syahfitri, Aini Septia Rahmalita, Irsyad Irsyad, Sufyarma Marsidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




