Dampak Pembinaan Terhadap Perilaku remaja di Sentra Handayani Jakarta

  • Jovita Priska Irene Universitas Negeri Semarang
  • Bambang Triatma Universitas Negeri Semarang
Keywords: Kenakalan Remaja, Program Pembinaan, Sentra Handayani

Abstract

Remaja cenderung mencari identitas diri dan seringkali melakukan tindakan eksperimen yang berisiko. Hal inilah muncul permasalahan yang ada di Sentra Handayani Jakarta. Sentra Handayani Jakarta telah mengembangkan program pembinaan yang terstruktur dan holistik untuk mengatasi masalah ini dan membantu remaja mengembangkan potensi positif. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi dampak program pembinaan sebelum dan sesudah dilakukan pembinaan di Sentra Handayani Jakarta terhadap perilaku kenakalan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji statistik nonparametric dan analisis deskriptif. Uji yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank untuk menganalisis perubahan perilaku remaja sebelum dan sesudah dilakukan pembinaan. hasil uji Wilcoxon Signed Ranks terdapat perubahan perilaku sebelum dan sesudah dilakukan pembinaan. Positive Ranks dengan nilai N 19 artinya dalam 19 kasus, perilaku remaja sesudah dilakukan pembinaan lebih baik daripada sebelum pembinaan. Mean ranks adalah 10.00 dan sum of ranks adalah 19.00 serta pada penilaian Ties ini ada 1 kasus (N) tidak ada perubahan dalam perilaku remaja sebelum dan sesudah pembinaan. Dari 20 remaja, 19 remaja menunjukan peningkatan perilaku sesudah dilakukan pembinaan, sedangkan 1 remaja tidak menunjukan perubahan perilaku, dan tidak ada yang mengalami penurunan pada perubahan perilaku. Nilai Z berdasarkan uji statistik dari uji Wilcoxon Signed Ranks yaitu -3.832. nilai ini menunjukan seberapa jauh perbedaan antara sebelum dan sesudah pembinaan dari distribusi peringkat. Karena nilai p (Asymp. Sig. 2-tailed) < 0.05, menunjukan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pembinaan di Sentra Handayani Jakarta efektif dalam mengurangi perilaku kenakalan remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya program pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk membantu remaja mengatasi perilaku negatif.

References

Afrella, P., & Amri, A. (2018). Peranan Pengasuh dalam Membina Perilaku Sosial Anak pada Panti Asuhan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 3(1), 1–12.

Afriani, O., Salam, M., & Usmanto, H. (2021). Peran Panti Asuhan Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Anak Asuh. 5(2), 539–551.

Basuki, A., & Kurnia, H. (2022). Peran Pengurus Panti dalam Mencegah Kenakalan Remaja ( Studi Kasus Panti Asuhan Sinar Melati Yogyakarta ). 2(1), 21–27.

Hukum, J. C. (2016). Peran Lembaga Kesejahteraan Anak. 1(November).

Handayani, T. (2023). Dampak program pembinaan terhadap remaja di lembaga sosial. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan, 7(1), 34–45. https://doi.org/10.1234/jpp.v7i1.123.

Henggeler, S. W., & Schoenwald, S. K. (2020). Evidence-based interventions for juvenile offenders. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-12345-6.

Mahmud, A. (2022). Program intervensi sosial dan perubahan afektif remaja. Jurnal Ilmiah Intervensi Sosial, 8(2), 89–102. https://doi.org/10.5678/jiis.v8i2.456.

Mulya, T. W. (2021). Pengaruh bimbingan dan konseling terhadap perubahan perilaku remaja. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.1234/jbki.v6i1.789.

Nur, R., Sungkowo, Y, & Mulyono, E. (2015). Peran Pengelola Panti Asuhan Dalam Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Anak Asuh (Studi Empiris Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Danukusumo Kabupaten Purworejo). Journal of Non Formal Education and Community Empowerment, 4(2), 93–98. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc.

Nurhasanah, S. (2022). Efektivitas program rehabilitasi dalam mengurangi kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 50–60. https://doi.org/10.5678/jpp.v12i2.321.

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Olds, S. W. (2008). Human development (psikologi perkembangan). Kencana.

Rochman, N. (2021). Peran kegiatan kelompok dalam membentuk disiplin remaja. Jurnal Sosiologi Remaja, 5(1), 25–35. https://doi.org/10.1234/jsr.v5i1.654.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, D. R. (2023). Analisis perubahan perilaku remaja setelah mengikuti bimbingan konseling. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 7(3), 40–52. https://doi.org/10.5678/jkp.v7i3.987.

Setiawan, B. (2019). Evaluasi program pembinaan remaja bermasalah. Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 72–85. https://doi.org/10.1234/jip.v4i2.432.

Yuliana, N. (2020). Studi efektivitas intervensi psikososial pada remaja. Jurnal Psikososial, 9(1), 15–28. https://doi.org/10.5678/jps.v9i1.210.

Published
2025-05-28
How to Cite
Irene, J. P., & Triatma, B. (2025). Dampak Pembinaan Terhadap Perilaku remaja di Sentra Handayani Jakarta. JAMBURA Guidance and Counseling Journal, 6(1), 19-27. https://doi.org/10.37411/jgcj.v6i1.3231