Mengungkap Makna Tonggu, Kati, dan Tonelo dalam Tradisi Modepita Dutu: Perspektif Hierarki Kebutuhan Maslow

  • Maghfirah Butolo Universitas Negeri Gorontalo
  • Oktaviana Bilqiis Otoluwa Universitas Negeri Gorontalo
  • Muthmainnah Ibrahim Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Modepita Dutu, Tonggu, Kati, Tonelo, hierarki kebutuhan Maslow

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan fungsi pemberian Tonggu, Kati, dan Tonelo dalam prosesi adat Modepita Dutu pada masyarakat Gorontalo dengan menggunakan perspektif teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi, di mana data diperoleh melalui wawancara terhadap tokoh adat, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tonggu, Kati, dan Tonelo tidak hanya berfungsi sebagai simbol material dalam prosesi pernikahan, tetapi juga memiliki makna psikologis dan sosial yang mendalam. Dalam perspektif teori Maslow, ketiga unsur tersebut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia mulai dari kebutuhan dasar, keamanan, sosial, hingga penghargaan, yang pada akhirnya dapat mendukung tercapainya aktualisasi diri individu dalam kehidupan pernikahan. Dengan demikian, praktik adat dalam Modepita Dutu tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mencerminkan pemenuhan kebutuhan psikologis manusia secara komprehensif.

 

References

Azwar, S. (2019). Metode penelitian psikologi (edisi revisi). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Botutihe, M., Daulima, P. (2003). Tata Upacara Adat Gorontalo. Gorontalo: Generasi Penerus.
Creswell, J. W. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.
Jauhari, M. I. (2022). Teori humanistik Maslow dan kompetensi pedagogik. Jurnal Sustainable, 5(2), 250–265. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2585
Mahmudah, N., & Supiah, S. (2019). Tradisi Dutu Pada Perkawinan Adat Suku Hulondhalo Di Kota Gorontalo Perspektif Maqāshid Al-Syarī’Ah. Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan, 5(2), 167. https://doi.org/10.29300/mzn.v5i2.1445
McLeod, S. (2025). Maslow’s hierarchy of needs. https://doi.org/10.5281/zenodo.15240897
Mohi, N. A. N., Niswatin, & Yusuf, N. (2024). Studi etnometodologi tentang penerapan biaya pernikahan Gorontalo dalam adat Tolobalango dan Dutu. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(5), 5090–5100.
Mohammad, S. (1984). Seminar Adat Daerah Gorontalo. Gorontalo : Panitia Pelaksana Seminar Daerah.
Nisfusiyami, R. E., & Andriyanto, O. D. (2024). Aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Lamising Katresnan (kajian psikologi humanistik Abraham Maslow). Jurnal Online Baradha, 20(2), 162–175. https://doi.org/10.26740/job.v20n2.p162-175
Rahmadania, A., & Aly, H. N. (2023). Implementasi Teori Hirarchy Of Needs Maslow Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Di Yayasan Cahaya Generasi Islam Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(4), 261–272.
Rahman, M., & Mursyidah. (2022). Perceraian dalam perspektif hirarki kebutuhan Maslow dan undang-undang perkawinan. Widya Borneo: Jurnal Ilmiah Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin.
Rahmi, A. A., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2022). Analisis teori hierarchy of needs Abraham Maslow terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(3), 320–328.
Sa’diyah, H., & Gumilar, M. S. (2024). Aktualisasi diri menurut perspektif psikologi Barat dan tasawuf. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5). https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5698
Sunarya, F. R. (2022). Urgensi teori hirarki kebutuhan dari Abraham Maslow dalam sebuah organisasi. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 9(3).
Turyani, I., Suharini, E., & Atmaja, H. T. (2023). Norma dan nilai adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2). https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.224
Published
2026-05-31
How to Cite
Butolo, M., Otoluwa, O. B., & Ibrahim, M. (2026). Mengungkap Makna Tonggu, Kati, dan Tonelo dalam Tradisi Modepita Dutu: Perspektif Hierarki Kebutuhan Maslow . JAMBURA Guidance and Counseling Journal, 7(1), 61-68. https://doi.org/10.37411/jgcj.v7i1.4844