Pendekatan Ontologi dalam Pembelajaran PAUD: Menanamkan Pemahaman Dasar tentang Eksistensi dan Realitas pada Anak Usia Dini

  • Risna H. Pakaya Universitas Negeri Gorontalo
  • Hasim Hasim Universitas Negeri Gorontalo
  • Mohamad Zubaidi Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: filsafat ontologi, eksistensi, pendidikan anak usia dini, pembelajaran reflektif

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran penting dalam membangun fondasi kognitif, emosional, dan filosofis anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana konsep filsafat ontologi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAUD untuk membantu anak mengenali realitas dan eksistensi di sekitarnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis interaksi antara anak, guru, dan lingkungan belajar dalam konteks PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan konsep sederhana seperti "apa itu benda?", "siapa saya?", dan "mengapa sesuatu ada?" dapat merangsang rasa ingin tahu anak serta membangun pemahaman awal tentang realitas. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan berbasis eksplorasi dan refleksi sebagai strategi implementasi.

References

Arendt, H. (1958). The Human Condition. University of Chicago Press.

Crotty, M. (1998). The Foundations of Social Research: Meaning and Perspective in the Research Process. SAGE Publications.

Dewey, J. (1916). Democracy and Education. Macmillan.

Marton, F., & Booth, S. (1997). Learning and Awareness. Lawrence Erlbaum Associates.

Morrow, R. A., & Torres, C. A. (2002). Reading Freire and Habermas: Critical Pedagogy and Transformative Social Change. Teachers College Press.

Piaget, J. (1977). The Development of Thought: Equilibration of Cognitive Structures. Viking Press.

Sudjana, N. (2009). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Alfabeta.

Published
2025-02-28
Section
Articles