Pengaruh Permainan Incje Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Incje terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Pugu-Pugu, Desa Bolangitang I. Penelitian kuantitatif ini menerapkan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian melibatkan 20 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes performa unjuk kerja yang mengukur aspek keseimbangan, kekuatan, serta koordinasi motorik kasar, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor motorik kasar meningkat secara signifikan dari 16,40 saat pre-test menjadi 27,85 saat post-test. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai mutlak |thitung| sebesar 33,291 yang jauh lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,729 pada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, membuktikan permainan Incje berpengaruh signifikan. Selama delapan sesi treatment, kemampuan anak dalam menjaga keseimbangan, melompat dengan satu kaki, dan melakukan koordinasi gerak terbukti meningkat secara efektif sehingga permainan ini layak menjadi alternatif pembelajaran anak usia dini.
References
Andini, P. P., & Lestariningrum, A. (2018). Bermain dan permainan anak usia dini sebuah kajian teori dan praktik. Kencana.
Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6653-6663. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3413
Hasanah, F. F., Nurhayati, S., & Iklima, R. (2022). Pengaruh permainan engklek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini di RA Salsabila Kabupaten Ciamis. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 7(2), 105–115. https://doi.org/10.51529/ijiece.v7i2.352
Indriyani, D., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 349-358. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.34164
Qomariah, D. N., & Hamidah, S. (2022). Menggali manfaat permainan tradisional dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar: Konteks anak usia dini. Jendela PLS, 7(1), 8–23. https://doi.org/10.37058/jpls.v7i1.4506
Rahman, T. R., Sumardi, S., & Cahyani, D. D. (2020). Profil kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(2), 143–151. https://doi.org/10.31004/jpdk.v2i1.894
Saputra, A. (2019). Permainan edukatif untuk anak usia dini. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 1(1), 102–113. https://doi.org/10.52266/pelangi.v1i1.283
Sulistyo, I. T., Pudyaningtyas, A., & Sholeha, V. (2021). Profil kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Kumara Cendekia, 9(3), 156-165. https://doi.org/10.20961/kc.v9i3.50732
Wati, D. I. (2023). Efektifitas permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak. Kumara Cendekia, 11(2), 183–193. https://doi.org/10.20961/kc.v11i2.100413
Zalukhu, M. T. S., Samosir, R., & Herawati, J. (2023). Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Anakkonhi Do Hamoraon Di Ahu. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 102–110. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i3.498
Copyright (c) 2026 Putri Marmurisyah Hanapi, Mohhamad Zubaidi, Rapi Us. Djuko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






