Analisis Keadaan dan Respon Guru Sekolah Dasar Terhadap Proses Reformasi Kurikulum 2013
Abstract
Peran kurikulum sangat penting dalam upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional, maka diperlukan upaya untuk merevisi, mengembangkan dan menyempurnakan desain kurikulum untuk bisa menghasilkan proses dan produk pendidikan yang bermutu dan kompetitif. Namun fakta di lapangan perubahan kurikulum yang dirasa menunjukkan banyak masalah karena perubahan kurikulum itu sendiri yang terlalu sering dan terlalu cepat. Penelitian ini dilaksanakan di 8 (delapan) sekolah dasar negeri (SDN), Kota Langsa, Provinsi Aceh. Subjek penelitian yang digunakan adalah 82 orang guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui metode kuesioner, dan metode wawancara dan menggabungkan dengan metode membaca literatur yang relevan dan penelitian. Kemudian Analisis data hasil kuesioner menggunakan perangkat lunak SPSS dengan menggunakan scala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan kurikulum 2013 pada kegiatan pembelajaran sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis regresi didapatkan koefisien determinasi sebesar 0,383 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata perubahan kurikulum 2013 yang dirasakan guru terhadap keadaan implementasi K13 (Sig<0,000). Berbagai respon guru terhadap K13 ini menunjukkan pengaruh yang nyata, perasaan guru dikatakan bimbang apakah senang atau tidak, namun yang dirasakan adalah perubahan kurikulum yang terlalu cepat mengakibatkan kebingungan dan menimbulkan banyak masalah. Solusi yang telah dilakukan guru untuk menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan berdiskusi bersama dengan kepala sekolah, sesama guru dan kelompok kerja guru.
References
Budiani, S et al. Evaluation of Curriculum Implementation Implementing Independent School in 2013. Innovative Journal of Curriculum an Educational Technology IJCET 6 (1) (2017): 45 -57.
Dagher, Z. R., & BouJaoude, S. (2011). Science education in Arab states: Bright future or status quo? Studies in Science Education, 47(1), 73-101.
Kosassy, S.O. ANALYSIS of the CONCEPT and IMPLEMENTATION of CURRICULUM 2013. Journal of Education civics and citizenship and Law. Vol. 12 No. 1 April 2017,78 -89.
Kusnadi, D et al. IMPLEMENTATION of CURRICULUM LEARNING in 2013
MATHEMATICS SMA NEGERI 1 MAKASSAR. MaPan : Journal of mathematics and learning p-ISSN: 2354-6883 ; e-ISSN: 2581-172X Volume 2, Nomor 1, Juni 2014, 123 - 135.
Law, E.H.F. School-based Curriculum Innovations: A Case Study in Mainland China. International Journal of Humanities and Social Science Vol. 1 No. 2; February 2011 Centre for Promoting Ideas, USA.
Leung, W.L.A. Teacher Concerns about Curriculum Reform: The Case of project Learning. The Asia Pacific Education Researcher 17:1 (2008), pp.75-97.
Li,Q and Ni, Y.J. 2011. Impact of curriculum reform: Evidence of change in classroom practice in mainland China. International Journal of Educational Research 50 (2011) 71–86.
Somantri,M et al. REVITALIZATION OF TEACHER WORK GROUPS TO IMPROVE COMPETENCE AND PROFESSIONALISM OF SD / MI TEACHERS IN SELUMA DISTRICT. JURNAL OF KEPENDIDIKAN TRIADIK, April 2011, Volume 14, No.1.
Wahyono, B.S, et al. ETHOS LEARNING SCHOOL STUDENTS IN THE TERRITORY AREA. JOURNAL OF RESEARCH SCIENCE, EDUCATION, Volume 6, Number 1, March 2013.
Copyright (c) 2022 Zuhra Meiliza, Alfri Sinulingga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







