Encoding dan Decoding Pesan Pada Iklan Produk Kecantikan yang Menentukan Standar Kecantikan Indonesia
Abstract
Dilihat dalam konteks iklan produk kecantikan, proses encoding dan decoding pesan kepada masyarakat memiliki peran besar dalam membentuk standar kecantikan di Indonesia. Tampilan Iklan kecantikan yang ada saat ini seringkali menggambarkan standar kecantikan yang semakin sempit, sehingga berpotensi menciptakan dampak psikologis dari standar ini, khususnya pada mereka yang memiliki masalah insecure terhadap dirinya sendiri dan menimbulkan tekanan sosial juga memicu perasaan tidak pantas dan selalu kurang pada individu yang mungkin tidak memenuhi kriteria tersebut. Encoding merujuk pada bagaimana pesan-pesan iklan diciptakan dan disampaikan oleh media produk, sementara decoding merujuk pada bagaimana pesan-pesan ini diterima dan diinterpretasikan oleh masyarakat. Standar kecantikan yang diterapkan dalam iklan dapat beragam dalam pemahaman setiap individu masyarakat. Oleh karena itu, untuk mencapai perubahan positif dalam pandangan kecantikan di Indonesia, perlu ditekankan bahwa pesan-pesan iklan produk kecantikan harus mendorong keragaman dan mempromosikan pesan positif serta inklusif. Hal ini akan membantu dalam membentuk persepsi yang lebih seimbang dan mendukung perkembangan rasa percaya diri serta penerimaan diri individu di masyarakat.
References
Afifah, N. Z., (2019) Encoding-Decoding Khalayak Tentang Kekerasan Verbal Dalam Video Gaming Reza 'Arap'Oktovian (Studi Analisis Audiens Stuart Hall). Jurnal Ilmu Komunikasi. 2 (2): 159-172.
Eric P.H. Li, Hyun Jeong Min, Russell W. Belk, and Junko Kimura, Shalini Bahl (2008) ,"Skin Lightening and Beauty in Four Asian Cultures", in NA - Advances in Consumer Research Volume 35, eds. Angela Y. Lee and Dilip Soman, Duluth, MN : Association for Consumer Research, Pages: 444-449.
Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., Willis, P. (2005) Culture, Media, Language: Working Papers in Cultural Studies, 1972-79 Cultural Studies Birminghan Series. Taylor & Francis Group [Eds]: New York, NY, United States.
Prasetyo, H. (2016). Image Hegemonik: Membentuk Dan Menciptakan Ruang Reproduksi Kultural. 226-260.
Putri, S. M. (25 Desember 2020). Standar Kecantikan yang Dibentuk Iklan Produk Indonesia. URL https://www.kompasiana.com/shafiramrsk/5fe5b4d3d541df1de15223b2/standar-kecantikan-yang-dibentuk-oleh-iklan-produk-indonesia
Rosa, D. V., (2017). Representasi Kelas Sosial Dalam Ruang Teks Jalanan. Jurnal ilmiah Seni Media Rekam. 4 (2) 41-52.
Rosa, D. V., (2022). Editor’s Introduction: Securing The Society. Journal of Contemporary Sociological Issues.
Senthilingam, M., Munsi P., Vanessa. (25 Januari 2022). Skin Whitening: What Is It, What are The Risks and Who Profits?. URL https://edition.cnn.com/2022/01/25/world/as-equals-skin-whitening-global-market-explainer-intl-cmd/index.html
Utami R. I., Herdiana, A. (2021) Pemaknaan Pendengar Terhadap Iklan Testemoni Nutrisi Herbal Nasriyah Di Radio Kasihku FM Bumiayu Dalam Teori Resepsi Stuart Hall. Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu, 3 (2): 509-520.
Shaw, A. (2017). Encoding and decoding affordances: Stuart Hall and interactive media technologies. Media, Culture & Society, 563.
Fathinah, E., Priyatna, A., & Adji, M. (2017). Maskulinitas Baru dalam Iklan Kosmetik Korea: Etude House dan Tonymoly. Patanjala.
Moleong, JL (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif (Ed. Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
K. Septiawan Santana. (2007). Menulis Ilmiah: Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Magdalena, Ivonne. (2001). Pengaruh Iklan Terhadap Brand Image Pembersih Wajah Ovale Berdasarkan Persepsi Pemirsa Televisi Di Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Surabaya.
Wiwik, Handayani. (2009). Analisis Pengaruh Pemodelan dan Pengulangan Pesan Iklan Televisi Terhadap Pembelajaran Konsumen (Studi Kasus terhadap Iklan Shampo Sunsilk.Eksekutif) Vol. 6,.73-79.
Pratiwi, Arisna, (2016), Peran Memediasi Brand Awareness Daya Tarik Iklan Terhadap Brand Attitude Indomie Di Kota Denpasar. Skripsi. FE Dan Bisnis, Universitas Udayana.
Saptohutomo, A. P. (2017). Dianggap rasis, iklan sabun Merpati dikecam lagi . Merdeka.Com.URLhttps://www.merdeka.com/dunia/dianggap-rasis-iklan-sabun-merpati-dikecam-lagi.html.
Copyright (c) 2023 Tarish Auliasari Narulita, Riska Fitriyah, Ainuz Zubaid Syafi’ul Aziz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







