Pengaruh Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Penguatan Karakter Integritas dan Mandiri
Abstract
Pendidikan karakter adalah aspek penting dalam membentuk kepribadian siswa. Namun, masih ditemukan siswa dengan karakter yang kurang kuat meskipun telah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrakurikuler pramuka terhadap penguatan karakter integritas dan kemandirian siswa SMP PGRI 2 Pinang Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif Dari populasi sebanyak 193 siswa, sampel penelitian ditentukan dengan teknik Slovin pada tingkat kesalahan 5%, menghasilkan 130 responden. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan SPSS-25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler pramuka memiliki pengaruh signifikan terhadap karakter integritas dan kemandirian siswa. Nilai uji T untuk integritas adalah T-hitung 16,605 (T-tabel 2,268) dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan untuk kemandirian, T-hitung 24,130 (T-tabel 2,268) dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai uji F untuk integritas adalah F-hitung 275,742 (F-tabel 3,067), dan untuk kemandirian, F-hitung 145,563 (F-tabel 3,067).Dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler pramuka berpengaruh signifikan dalam membentuk karakter integritas dan mandiri siswa.
References
Desmita. (2014). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Fahira, N., & Ramadan, Z. H. (2021). Pendidikan karakter di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 3(2), 45-56.
Gunawan, H. (2014). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Bandung: Alfabeta.
Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbud. (2017). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Laksono, F., & Widagdo, A. (2018). Pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Nasional, 7(1), 12-20.
Melinda, T. (2013). Pengaruh kegiatan pramuka terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 35-50.
Natalini, A., & Hardini, T. I. (2020). Pendidikan karakter dalam kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(4), 65-78.
Setyorini, W. (2016). Manfaat kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam membentuk karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(3), 20-28.
Suastika, I., et al. (2022). Strategi implementasi penguatan pendidikan karakter pada pembelajaran pendidikan jasmani. Jakarta: Penerbit Sejahtera.
Tsauri, S. (2015). Pendidikan karakter. Yogyakarta: Laksana.
Copyright (c) 2025 Puspita Dwi Yatmoko, Herlina Siregar, Dadan Darmawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







