Peran Instruktur Pada Peserta Pelatihan Barista di SKB Kota Serang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran instruktur pada peserta pelatihan Barista untuk kemandirian berwirausaha di SKB Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian berwirausaha pada peserta pelatihan Barista terjadi karena adanya faktor pendukung yaitu peran dari instruktur pelatihan. Instruktur berperan sebagai informator, motivator, fasilitator, dan evaluator pada kegiatan pembelajaran sebagai kunci keberhasilan untuk meningkatkan kompetensi peserta pelatihan Barista. Instruktur memberikan kegiatan pembelajaran teori dan praktik. Peserta pelatihan diharuskan untuk mengikuti kegiatan magang selama 3 bulan di beberapa kedai kopi. Tujuan dari kegiatan tersebut ialah untuk melatih peserta untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha mereka dengan mengetahui apa saja yang terdapat di dalam dunia Barista, yang bukan hanya meracik kopi saja melainkan mengelola keuangan dan pelanggan. Setelah kegiatan pelatihan selesai, peserta pelatihan dibagi menjadi 3 kelompok untuk mendirikan usahanya dengan mandiri melalui dukungan dari instruktur yang memberikan modal berupa alat dan bahan untuk membuat kopi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemandirian berwirausaha peserta pelatihan Barista hadir karena adanya kompetensi yang dimiliki peserta dan instruktur berperan untuk meningkatkan kompetensi terhadap keterampilan Barista. Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pendidikan nonformal.
References
Arfandi, A., & Samsudin, M. A. (2021). Peran Guru Profesional Sebagai Fasilitator Dan Komunikator Dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan Dan Pedagogi Islam, 5(2), 37–45. https://doi.org/10.35316/edupedia.v5i2.1200
Eldyani, P., & Wardoyo, P. (2018). Upaya Peningkatan Kompetensi : Dampak Pelatihan Bersubsidi Serta Peran Instruktur. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 11(2), 142. https://doi.org/10.26623/jreb.v11i2.1082
Elis, R., & Santika, T. (2018). Peran Instruktur dalam Meningkatkan Keterampilan Warga Belajar Program Pelatihan Instalasi Listrik. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 2(1), 53. https://doi.org/10.15294/pls.v2i1.23447
Hidayat, A., & Muh. Abdul Aziz. (2022). The Role of Job Training in Improving Employee Performance. Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences, 1(1), 21–30. https://doi.org/10.54099/aijms.v1i1.186
Irsalulloh, D. B., Maunah, B. (2023). Peran Lembaga Pendidikan Dalam Sistem Pendidikan Indonesia. PENDIKNAS; Jurnal Pendidikan Dalam Situs, 04(02), 17-26.
Minarsih, M., Putri Sagala, S. V., & Maysaroh, M. (2022). Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Syntax Idea, 4(2), 390–397. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v4i2.1769
Monika, D. R. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Kursus Menjahit Di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Nanie Samarinda. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 24-28.
Opitasari, O., Ridwan, R., & Lukman, A. I. (2022). Peran Instruktur Dalam Proses Pembelajaran Kursus Mengemudi di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Borneo Samarinda. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 90-97.
Copyright (c) 2025 Suherman Suherman, Widya Dyah Ayu Pramesti, Mochamad Ganiadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







