Pelaksanaan Program Pelatihan Bahasa Jepang di LPK Yoshida Gakkou
Abstract
LPK Yoshida Gakkou adalah lembaga pelatihan kerja yang berfokus pada pembelajaran bahasa dan budaya Jepang, serta membantu dalam memberangkatkan peserta pelatihan bekerja ke Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan Bahasa Jepang di LPK Yoshida Gakkou Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dari hasil wawancara, serta data sekunder berupa dokumentasi lokasi penelitian, dokumentasi kegiatan pelatihan bahasa Jepang, dan dokumen lainnya yang relevan. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan Bahasa Jepang sudah dilaksanakan dengan baik.
References
Aminah, S., Wardoyo, S., & Pangastoeti, S. (2018). Pengiriman Tenaga Perawat dan Careworker Indonesia ke Jepang dalam Kerangka Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA). Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 92-101.
Darmawan, D., Sudrajat, I., Maulana, M. K. Z., & Febriyanto, B. (2021). Perencanaan pengumpulan data sebagai identifikasi kebutuhan pelatihan lembaga pelatihan. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 71-88.
Fadhilah, N. (2018). Peran Instruktur dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Fajriah, U. N., & Sudarma, K. (2017). Pengaruh praktik kerja industri, motivasi memasuki dunia kerja, dan bimbingan karir pada kesiapan kerja siswa. Economic Education Analysis Journal, 6(2), 421-432.
Kamil, M. (2012). Andragogi: Teori dan Praktik Pembelajaran Orang Dewasa. Bandung: Alfabeta.
Mappasere, S. A., & Suyuti, N. (2019). Pengertian Penelitian Pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Sosial, 33.
Mau, M., Saenom, S., Martha, I., Ginting, G., & Sirait, S. (2022). Model Pembelajaran Orang Dewasa di Era Masyarakat 5.0. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2).
Mitra, T., & Attiq, K. (2024). Membangun Kesiapan Kerja Mahasiswa Ditinjau Dari Pelatihan, Dukungan Sosial Dan Efikasi Diri. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 5(2), 4648-4665.
Nurbayti, S. (2019). Evaluasi Program Pelatihan Bahasa Jepang di LPK Yoshida Gakkou. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Purwono, J., dkk. (2014). Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Mengajar. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan
Putrianingsih, dkk. (2021). Perencanaan dan Desain Pembelajaran. Repository Penerbit Litnus.
Rosmawati, E., Agustian, L., Hendriani, H., Sastrawati, E., Nazurti, N., & Indryani, I. (2023). Pengaruh Ketersediaan Fasilitas Pembelajaran Terhadap Kinerja Guru dalam Menciptakan Proses Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1).
Sari, N. M., et al. (2023). Pengaruh Lokasi Sekolah terhadap Kedisiplinan Kehadiran Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 56(2), 123-130.
Septari, N. (2019). Pengaruh Kondisi Lingkungan Pelatihan Terhadap Efektivitas Pembelajaran Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat.
Sintiawati, N., & Fajarwati, S. R. (2019). Partisipasi Orang Dewasa dalam Sebuah Pelatihan. Indonesian Journal Of Adult and Community Education, 1(1).
Sumiyarno. (2007). Andragogi: Teori dan Praktik Pembelajaran Orang Dewasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suriyadi, S., et al. (2023). Manajemen Pelatihan: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Deepublis
Widodo, S. E. (2018). Manajemen pelatihan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Copyright (c) 2025 Rahma Yulia, Sudadio Sudadio, Dadan Darmawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







