Pembuatan Alat Permainan Edukatif dan Pemasaran Produk Menggunakan Model Online Marketing
Abstract
Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat mandiri, maju, dan sejahtera yang dapat memanfaatkan sumber daya yang ada berdasarkan kearifan lokal yang berada di Desa Kayu Bulan Kecamatan Batu Da’a Pantai Kabupaten Gorontalo. Metode pelaksanaan yaitu: penyampaian materi dan pelatihan. Hasil pelaksanaan pelatihan: 1) Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan sumber daya alam lokal untuk peningkatan taraf hidup. 2) Meningkatnya keterampilan masyarakat mengolah limbah rumah tangga menjadi bahan ekonomis. 3) Meningkatnya keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk memasarkan produknya memalui metode online marketing. 4) Menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam di daerahnya. Berdasarkan pelaksanaan pelatihan disimpulkan bahwa masyarakat desa kayu bulan telah mampu memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk membuat alat permainan educatif serta mampu merancang proses pemasaran produknya menggunakan model online marketing.
References
Ekandari, C. H., & Karmila, M. (2017). Pengaruh Alat Permainan Edukatif Si “Bam” Terhadap Kemandirian Anak Kelompok Tk A Di Kb-tk Sultan Agung 01 Semarang. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1).
Gross, J. J., Sheppes, G., & Urry, H. L. (2011). Emotion generation and emotion regulation: A distinction we should make (carefully). Cognition and Emotion (Print), 25(5), 765–781.
Hairiyah, S. (2019). Pengembangan kreativitas anak usia dini melalui permainan edukatif. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 7(2), 265–282.
Hijriyani, Y. S., & Astuti, R. (2020). Penggunaan gadget oleh anak usia dini pada era revolusi industri 4.0. Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(1), 16–28.
Kusrini, N., Sulistiawati, R., Imelda, I., & Hurriyani, Y. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal di Desa Jeruju Besar Kecamatan Sungai Kakap. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 2(2), 139–150.
Laili, R. A., Mintarsih, M., Astuti, M. D., & Susanti, M. T. (2017). Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE). Jurnal Penamas Adi Buana, 2(2), 41–48.
Mahsun, M. S. (2022). Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Sebagai Alternatif Ketahanan Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19. AlIlm, 4(1), 95–109.
Marhawati, B., Mas, S. R., & Sulkifly, S. (2023). PENINGKATAN TARAF HIDUP MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN PANGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 5559–5564.
Marjanto, D. K., & Utama, B. (2013). Kearifan Lokal dan Lingkungan. Jakarta: Kemendikbud.
Mujahidin, A. (2017). Peranan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pengembangan Ekonomi dan Perbankan Syariah di Indonesia. JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah), 15(2), 153–168.
Sari, P., & Bulantika, S. Z. (2019). Konseling indigenous berbasis tata nilai budaya lampung “ piil pesenggiri ” dalam pembentukan. 9(2), 190–199.
Sari, P., Suryawati, C. T., & Bulantika, S. Z. (2020). Internalisasi nilai-nilai piil pesenggiri untuk mencegah perilaku bullying siswa SMK. Medikons: Jurnal Prodi Bimbingan Dan Konseling Unisri Surakarta, 6(1).
Struggles, H. (2009). The Adoption of Digital Marketing in Financial. Services Under Crisis, 1.
Suud, F. M., Widigdo, M. S. A., & KIbtiyah, M. (2023). MENINGKATKAN PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN SEHAT MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DUKUH SIGRAN. JCOMENT (Journal of Community Empowerment), 4(1), 1–13.
Suyitno, I., Kamal, M., Sunoto;, & Suherjanto, I. (2015). Pemanfaatan Potensi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran dengan Teknik. Prosiding Seminar Nasional, August, 306–316.
Trulline, P. (2021). Pemasaran produk UMKM melalui media sosial dan e-commerce. Jurnal Manajemen Komunikasi, 5(2), 259.



