Deskriptif Kecerdasan Emosional Anak Di Tinjau Dari Status Sosial Ekonomi Orang Tua Di Kelompok B Tk Negeri Pembina Desa Bunoyo Kecamatam Paguat Kabupaten Pohuwato
Abstract
Kecerdasan emosional merupakan bentuk pengendalian diri dan cara berinteraksi dengan orang lain yang harus dimiliki oleh anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menggambarkan kecerdasan emosional anak di kelompok B TK Negeri Pembina Bunuyo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato; (2) mendeskripsikan kondisi status sosial ekonomi orang tua dalam mendukung kecerdasan anak di kelompok B TK Negeri Pembina Bunuyo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Partisipan dalam penelitian adalah 5 orang anak kelompok B, 5 orang tua dan 2 orang guru wali Kelas kelompok B. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa kecerdasan emosional anak di tinjau dari status sosial ekonomi orang tua di kelompok B TK Negeri Pembina Bunuyo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato yaitu berpengaruh dari pendidikan yang dimiliki orang tua dalam dalam mengasuh anak saja. Status pekerjaan dan pendapatan orang tua tidak berpengaruh karena semua orang tua anak di TK Negeri Pembina bisa memenuhi kebutuhan anaknya dengan baik. Status pekerjaan dan pendapatan orang tua tidak bisa menjamin anak itu bisa baik kecerdasan emosionalnya karena kecerdasan emosional di ukur dari perilaku dan sikap anak terhadap orang lain.
_________________________________________________
Kata kunci: kecerdasan emosional anak; status sosial ekonomi
References
Arieka, O., Syafri, F., & Zubaedi. (2018). Pengembangan Kecerdasan Emosional (emotional Quetion) Daniel Goloman Pada Anak Usia Dini Dalam Tinjauan Islam. Pengembangan Kecerdasan Emosional (emotional Quetion) Daniel Goloman Pada Anak Usia Dini Dalam Tinjauan Islam, 1. doi:https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/alfitrah/article/view/1337
Astuti, L. (2019). Pendidikan Anak Dalam Keluarga di Pengaruhi Status Sosial Ekonomi. Pendidikan Pembelajaran Mayarakat, 1. doi:http://ejournal.uicm-unbar.ac.id/index.php/jp3m/article/view/191
Atika, A. N., & Rasyid, H. (2018). Dampak status sosial ekonomi orang tua terhadap keterampilan sosial anak. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 7(2), 111-120.
Depdiknas. (2007). Pedoman Pembelajaran Permainan Berhitung Permulaan Di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.
Halimah, L. (2016). pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini. bandung: PT Refika Aditama.
Istikhomah, D. L., Ernawati, F., & Psi, S. (2020).KECERDASAN INTERPERSONAL PADA ANAK USIA DINI DITINJAU DARI STATUS EKONOMI ORANG TUA DI KBIT BRILLIANT, SUKOSARI, MUSUK, BOYOLALI TAHUN AJARAN 2020/2021 (Doctoral dissertation, IAIN SURAKARTA).
Maria, I., & Amalia, E. R. (2018). Perkembangan Aspek Sosial-emosional Dan Kegiatan Pembelajaran Yang Sesuai Untuk Anak Usia 4-6 Tahun. Perkembangan Aspek Sosial-emosional Dan Kegiatan Pembelajaran Yang Sesuai Untuk Anak Usia 4-6 Tahun, 1-15. doi:https://osf.io/p5gu8
Yanuarita, A. F. (2014). Rahasia Otak & Kecerdasan Anak. yogyakarta: Teranova Book.
Copyright (c) 2022 Yuslan Detu, Icam Sutisna, Nurhayati Tine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



